Warga Bidara Cina Keluhkan Kolam Olakan

Jumat, 21 Agustus 2015 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Widodo Bogiarto 6056

Kolam Ulakan Rumah Pompa Bidara Cina Dikeluhkan Warga

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Warga Jalan Asem, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, mengeluhkan keberadaan kolam olakan Rumah Pompa Bidara Cina di jalan inspeksi Ciliwung.

Kontraktor bilang mengikuti gambar atau rancangan awal bangunan, padahal kami di sini lebih memahami kondisi yang ada

Pasalnya, kolam olakan yang berfungsi menampung air dari pemukiman warga dan membuang genangan air dari Jalan Otista Raya ke Kali Ciliwung letaknya tak sejajar dengan jalan inspeksi Ciliwung, sekitar satu meter di bawah jalan.

Akibatnya, ketika tinggi muka air (TMA) di Depok 280 sentimeter dan Manggarai 690 sentimeter, air kali masuk ke pemukiman warga melalui kolam olakan.

Penanggungjawab Rumah Pompa Bidara Cina, Abdul Rahman mengatakan, keberadaan kolam ulakan tersebut menyusul dibangunnya pompa pada awal November tahun 2014 lalu.

"Olakan itu ada berbarengan dengan pembangunan pompa pada awal November tahun 2014. Padahal sebelumnya, meski ketinggian di Depok 350 sentimeter dan Manggarai 790 sentimeter sekalipun air tidak menggenangi rumah warga. Tapi setelah dilakukan pembangunan pompa, olakannya tidak sejajar dengan jalan. Praktis, ketika air kali tinggi masuk ke rumah warga melalui olakan," terang Abdul, Jumat (21/8).

Abdul menyebutkan, petugas operator rumah pompa sudah meminta pada Dinas Tata Air DKI agar dinding kolam olakan disejajarkan dengan jalan inspeksi sebelum proyek pembangunan dua unit pompa selesai, sekitar awal Januari lalu. Lantaran tak dipenuhi, pada musim hujan Februari kemarin, rumah warga terendam banjir setinggi 50 sentimeter.

"Sudah minta ke kontraktor untuk ditinggikan pondasi olakan. Kontraktor bilang mengikuti gambar atau rancangan awal bangunan, padahal kami di sini lebih memahami kondisi yang ada. Kita sudah mengajukan ke Sudin Tata Air bulan Juni kemarin, dia juga sedang dalam tahap pembicaraan oleh dinas. Mereka bilang nanti diusahakan," jelas Abdul.

Lebih lanjut, menurut Abdul, banyak warga yang protes dikarenakan posisi olakan tersebut. Bahkan, operator rumah pompa dan warga ketar-ketir apabila terjadi peninggian air kali. Ditambah, dua unit pompa berdaya hisap 1.000 liter per detik yang belum juga dipasang.

"Banyak warga banyak bertanya kapan dilakukan peninggian kolam olakan. Sudah bisa kita prediksi kalau Depok 280 sentimeter air melimpas ke warga. Belum tahu juga kapan dipasang pompa. Pengennya peninggian olakan dulu deh. Mumpung belum musim penghujan," tegas Abdul.

BERITA TERKAIT
Mesin Pompa di Kemang Timur Dalam Kondisi Baik

Mesin Pompa di Bangka Berfungsi Normal

Jumat, 21 Agustus 2015 4758

Proyek Outlet Sodetan Ciliwung-KBT Rampung Oktober

Proyek Outlet Sodetan Ciliwung-KBT Rampung Oktober

Selasa, 28 Juli 2015 6280

Djarot: Ciliwung Bisa Jadi Potensi Wisata

Djarot: Ciliwung Bisa Jadi Potensi Wisata

Minggu, 21 Desember 2014 8080

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7096

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4786

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1761

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2431

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 960

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks