Ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD Atas Raperda RTRW dan RPJPD

Selasa, 06 Agustus 2024 Reporter: Folmer Editor: Erikyanri Maulana 1390

Ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD DKI Atas Dua Raperda

(Foto: Andri Widiyanto)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi - Fraksi Terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Selasa (6/8).

"Fakta-fakta sosiologis lainnya di Jakarta juga harus disadari secara utuh,"

Kedua Raperda tersebut yakni Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2024-2044 dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045.

Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, Rany Mauliani didampingi Khoirudin serta dihadiri Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

Pemandangan umum Fraksi PDI Perjuangan yang dibacakan oleh anggota DPRD DKI Jakarta, Boyke Hasiholan Simanjuntak mengatakan, pihaknya menitikberatkan pada perwujudan tata kelola pembangunan kota dengan prinsip keberlanjutan.

"Dengan diajukan kedua Raperda untuk dibahas dan disahkan sebagai panduan agar pembangunan kota tidak lantas menjadi bersifat sporadis," ujar Boyke Hasiholan Simanjutak, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD DKI Jakarta.

Ia mengungkapkan, berdasarkan kajian dan Focus Group Discussion (FGD) perkotaan, Fraksi PDI Perjuangan menemukan kecenderungan anomali sejumlah kota di Asia Tenggara yang semakin modern, namun kian memperlebar jurang kesenjangan, menyuburkan individualisme, meretakkan kohesi sosial, meningkatkan environment stress, memperparah pencemaran air, tanah dan udara, memboroskan energi serta menumbuhkan kriminalitas, sehingga tidak nyaman untuk kehidupan.

"Fakta-fakta sosiologis lainnya di Jakarta juga harus disadari secara utuh. Sehingga rencana pembangunan kota dan rencana pembangunan jangka panjang kota Jakarta harus berdiri di atas kesadaran untuk mewujudkan keadilan dan keharmonisan di Jakarta," ungkapnya.

Sementara pemandangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dibacakan anggota DPRD DKI Jakarta, Nasrullah menilai Raperda RPJPD DKI Jakarta 2025-2045, perlu mengakomodir isi pembangunan dan ketahanan keluarga sebagai isu penting yang akan mewarnai perjalanan Jakarta menjadi ota global.

"Kami melihat penting dimasukkannya isu tentang pembangunan dan ketahanan keluarga. Kota Jakarta memiliki persoalan yang sangat serius dalam hal ketahanan keluarga," paparnya.

Ia menambahkan, keluarga merupakan entitas kecil dalam masyarakat, tetapi memiliki peran penting dalam pembentukan karakter. Tantangan di era ini sangat berat, terutama menjaga dari tindakan negatif.

"Setelah Jakarta berstatus kota global, tantangan baru yang datang dari luar semakin menjadi beban bagi keluarga. Karena itu, bila tidak dibentengi, ketahanan keluarga akan hancur akibat pergeseran budaya dalam keluarga," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Terus.Dorong Perbaikan Gedung Sekolah Skala Prioritas

Pemprov DKI Terus Dorong Perbaikan Gedung Sekolah

Selasa, 30 Juli 2024 1497

Ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P2APBD 2023

Ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P2APBD 2023

Senin, 29 Juli 2024 1243

DPRD DKI Rapat Paripurna Pemandangan Umum Empat Raperda

DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Empat Raperda 

Rabu, 25 Oktober 2023 7370

Pj Gubernur Heru Tegaskan Komitmen Pemprov DKI

Pj Gubernur Tegaskan Komitmen Atasi Banjir hingga Polusi Saat Rapat Paripurna

Rabu, 13 September 2023 5597

ini Pemandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Rapetda APBD 2024

DPRD Gelar Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda APBD 2024

Senin, 09 Oktober 2023 33649

BERITA POPULER
Warga beri dukungan RDF plant ist

Dukungan RDF Plant Rorotan Datang dari Warga Sekitar

Jumat, 06 Februari 2026 4286

Wagub Panen Raya Cianjur otoy

Wagub Hadiri Panen Raya di Cianjur

Kamis, 12 Februari 2026 687

IMG 20260212 WA0119

Pohon Tumbang di Jalan TB Simatupang Cepat Ditangani

Kamis, 12 Februari 2026 549

ASN pemprov dki jakarta wfa

Terapkan WFA Lebaran, Pramono Pastikan Layanan Publik Tak Terganggu

Rabu, 11 Februari 2026 618

Polusi kendaraan dok

Pramono Ungkap Strategi Atasi Polusi Udara Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 770

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks