Kader Posyandu Kerang Hijau Pluit Olah Tulang Ikan Kakap Jadi Tepung

Senin, 22 Juli 2024 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 2242

 Posyandu Kerang Hijau Pluit Olah Tulang Ikan Kakap Jadi Tepung

(Foto: Anita Karyati)

Kader Posyandu Kerang Hijau RW 22 Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara melakukan inovasi dengan menyulap tulang Ikan Kakap menjadi tepung. Pengolahan ini dilakukan karena tulang ikan mempunyai kandungan kalsium dan mineral yang tinggi.

Kita bagikan kepada balita terindikasi stunting

Kader Posyandu Kerang Hijau RW 22, Nuraini mengatakan, tepung hasil olahan ini dapat dikonsumsi balita sebagai sumber gizi untuk mencegah stunting.

"Saya melakukan ini bersama kader Posyandu lainnya. Hasil olahan makanan tersebut kita bagikan kepada balita terindikasi stunting," ujarnya, Senin (22/7).

Nuraini menjelaskan, pembuatan tepung dari tulang ikan yang dicampur dengan bahan dasar makanan kira-kira 15 persen ini sudah dimulai sejak akhir tahun 2022.

"Inovasi yang kami lakukan berhasil diganjar prestasi sebagai Juara 1 kategori Kader Inovasi Terbaik dan Juara 2 kategori Kader Bidang Kesehatan dalam ajang penilaian kader terbaik tingkat Provinsi DKI Jakarta tahun 2024," terangnya.

Ia bersyukur, inovasi yang dilakukan untuk membantu mengatasi stunting mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja bersama dengan pihak Puskesmas bidang ahli gizi, kelurahan, RT/RW, dan semua pihak yang sudah membantu dalam penanganan stunting di wilayah kami," ungkapnya.  

Menurutnya, proses pengolahan tulang Ikan Kakap menjadi tepung ini cukup mudah, hanya saja membutuhkan proses yang panjang. Pertama, tulang ikan dicuci bersih lalu direbus hingga lunak. Kemudian, dilakukan penggilingan atau penghancuran dilanjutkan proses  pengeringan dan penyaringan.

"Tulang ikan biasanya hanya menjadi limbah rumah tangga, tapi ternyata masih bisa dimanfaatkan. Semoga bisa menjadi contoh untuk diterapkan di wilayah lain," bebernya.

Sementara itu, Lurah Pluit, Achmad Faizal menyambut baik dan mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan kader Posyandu setempat dalam upaya penekanan angka stunting di wilayahnya.

"Kami sangat bersyukur, para kader di sini sangat peduli untuk mengatasi stunting. Pesan saya tetap berkoordinasi dan berusaha semaksimal mungkin untuk terus bergerak dan berbuat yang terbaik," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Puskesmas Tanjung Priok Gencarkan PMT Pangan Lokal

PMT Bergizi dari Pangan Lokal Digencarkan di Tanjung Priok

Jumat, 19 Juli 2024 2248

Sudin KPKP Gelar Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan di Pulau Untung Jawa

Pelatihan Diversifikasi Produk Hasil Perikanan di Pulau Untung Jawa Diikuti 15 Peserta

Senin, 15 Juli 2024 1913

50 Peserta Ikuti Pelatihan Olahan Hasil Perikanan

50 Warga Ikut Pelatihan Olahan Hasil Perikanan

Selasa, 09 Juli 2024 1840

 36 Balita Terindikasi Stunting di Srengseng Sawah Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Balita Terindikasi Stunting di Srengseng Sawah Diperiksa Kesehatannya

Senin, 15 Juli 2024 1616

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7129

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4818

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1971

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2496

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1062

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks