Inspektorat DKI Gelar Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pencucian Uang

Minggu, 07 Juli 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 2299

 1.300 Warga Jakut Disosialisasi Pencegahan Korupsi dan Anti Pencucian Uang

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Total sebanyak 1.300 warga mengikuti sosialisasi pencegahan korupsi dan anti pencucian uang yang digelar Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (6/7) hingga Minggu (7/7) di Gelanggang Remaja Jakarta Utara.

Langkah penting Pemprov DKI membangun tata kelola yang bersih dan transparan

Inspektur Pembantu Investigasi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Supendi mengatakan, peserta yang ikut kegiatan ini terdiri dari unsur pelajar mulai dari tingkat SD hingga SLTA, lembaga dan organisasi masyarakat seperti KONI, Kwarcab Pramuka, PMI, KORMI, PORTINA dan PPMI.

Menurut Supendi, kegiatan ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari roadshow Bus Anti Korupsi yang sebelumnya telah mengaspal di Jakarta Utara sejak 16 Mei 2024.

Dijelaskan Supendi, selama kegiatan peserta diedukasi berbagai materi terkait korupsi, pungutan liar dan praktik pencucian uang.

"Untuk kegiatan kali ini kami bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) RI. Alhamdulillah disambut antusias, yang tercatat saja 1.300 peserta," katanya, Minggu (7/7).

Dijelaskan Supendi, selama kegiatan peserta diedukasi berbagai materi terkait korupsi, pungutan liar dan praktik pencucian uang.

Untuk praktik pungutan liar, jelas Supendi, peserta diberi materi soal tugas dan fungsi Unit Pemberantas Pungutan Liar (UPPL) yang beesinergi dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan.

Mengenai praktik pencucian uang, menurut Supendi, pihaknya bersama PPATK RI memberikan pemahaman kepada peserta tentang modus dan cara pelaku menyamarkan  uang hasil kejahatan seolah-olah berasal dari aktivitas yang sah dan legal.

"Tidak hanya berdampak ekonomi. Praktik pencucian uang juga dapat merusak kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan dan pemerintah serta menyuburkan korupsi atau kejahatan lainnya," ucap Supendi.

Ditambahkan Supendi, dalam.kegiatan ini para peserta juga diajak berinteraksi melalui serangkaian games dan sesi tanya jawab, serta diberikan kesempatan menonton tayangan video yang disiapkan dalam Bus Anti Korupsi.

"Sosialisasi ini kami harap menjadi langkah penting Pemprov DKI membangun tata kelola yang bersih dan transparan melalui kesadaran serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," tegasnya.

Reni Septianawati, Plt Inspektur Pembantu Kota Wilayah Jakarta Utara menambahkan, kegiatan yang banyak melibatkan peserta dari kalangan pelajar ini bertujuan membangun pemahaman pencegahan korupsi dan anti pencucian uang sedari dini.

"Kami sangat senang mereka antusias dan bahkan sebagian sudah ada yang paham tentang korupsi serta pungli. Acara ini juga kami harap bisa mengarahkan mereka ke arah kegiatan yang positif," ujarnya.

Sementara, Aliah Khansa Salsabila, siswi Kelas IX SMPN 162 yang ikut sosialisasi ini, mengaku senang mendapat pemahaman tentang bahaya korupsi dan praktik pencucian uang terhadap ekonomi negara dan kehidupan masyarakat.

"Kami juga diedukasi mengelola keuangan atau rekening dengan baik saat muda. Kami jadi paham bagaimana korupsi dan transaksi Illegal berbahaya bagi masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
100 Siswa Jakbar Ikuti Sosialisasi Anti Korupsi di SMAN 56

100 Pelajar di Jakbar Diedukasi Pendidikan Antikorupsi

Kamis, 20 Juni 2024 2003

 Inspektorat DKI Adakan Bimtek Pendidikan Antikorupsi di Jaksel

Pejabat Eselon III di Jaksel Ikuti Bimtek Antikorupsi

Kamis, 30 Mei 2024 1369

100 Pejabat Kepulauan Seribu Ikuti Bimtek Pendidikan Antikorupsi dan Anti Pecucian Uang

100 Pejabat di Pemkab Kepulauan Seribu Ikuti Bimtek Antikorupsi

Kamis, 13 Juni 2024 1334

BERITA POPULER
Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 5953

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1463

Pemprov DKI Manfaatkan AI Tata Kawasan Tanah Abang ist

Pramono Tegaskan Bulan Dana PMI Bersifat Sukarela

Kamis, 08 Oktober 2026 886

IMG 20261008 WA0094

Rencana Pengadaan Tanah Pembangunan MRT Segmen Thamrin-Kwitang Terus Disosialisasikan

Kamis, 08 Oktober 2026 891

TPST Bantargebang Sampah bilal

Kompensasi Bantargebang Diminta Disesuaikan dengan Tonase Sampah

Kamis, 08 Oktober 2026 777

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks