Dinas KPKP Tingkatkan Kapasitas Petugas Data Statistik Pertanian 2024

Rabu, 06 Maret 2024 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 8012

DKPKP Gelar Peningkatan Kapasitas Petugas Data Statistik Pertanian 2024

(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)

Dinas Ketahan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Rabu (6/3),  menggelar kegiatan peningkatan kapasitas petugas data statistik pertanian, tanaman pangan dan holtikultura 2024. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas KPKP DKI Jakarta diikuti 80 peserta.

Agar bisa menghasillkan data statistik pertanian yang baik dan akurat

Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiyati mengatakan, peserta yang ikut kegiatan ini terdiri dari jajaran dari satuan pelaksana (Satpel) tingkat kecamatan, tenaga penyuluh lapangan dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas KPKP.    

"Kegiatan ini untuk merefresh dan menyamakan persepsi para petugas agar bisa menghasillkan data statistik pertanian yang baik dan akurat," ujarnya.

Dijelaskan Muji, penyegaran materi dan penyamaan persepsi ini penting lantaran kerap terjadi mutasi, promosi serta rotasi tugas di lingkungan KPKP. Kemudian, tidak semua petugas yang baru menjabat itu memiliki latar belakang pertanian dan statistik.

Dia berharap, melalui kegiatan ini pemahaman petugas semakin meningkat, sehingga hasil pendataan makin berkualitas.

Nantinya, lanjut Muji, hasil pendataan petuas akan jadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Karena itu, para petugas data statistik dimintanya cermat dan mengikuti seluruh kaidah statistik dalam membuat laporan.

Selain mengedukasi peserta, menurut Muji, kegiatan ini juga bisa mencari solusi acuan pengisian laporan yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) dengan indikator luasan area tanam sekitar 0,5 hektare untuk satu jenis tanaman. Sedangkan di DKI Jakarta banyak lokasi tanam yang tidak mencukupi indikator sehingga tidak tercantumkan dalam laporan BPS.

Dicontohkannya, kegiatan menanam cabai memanfaatkan urban farming di DKI Jakarta selama ini telah massif di berbagai wilayah memanfaatkan lahan terbatas. Bila menyesuaikan dengan indikator laporan BPS terkait luasan area, data produksi cabai di DKI Jakarta tidak akan sampai satu ton pada 2023 lalu. Namun, kenyataannya aktivitas tanam cabai itu bisa memenuhi 10.1 persen kebutuhan keluarga.

"Makanya momentum ini sambil kita cari solusi, apakah bisa dilakukan penyesuaian laporan," tegasnya

Statistisi Ahli Madya BPS DKI Jakarta, Bambang Supriyono menjelaskan, agar bisa mencapai peningkatan kualitas data statistik ada sejumlah faktor yang perlu diperhatikan seperti aspek relevansi, akurasi, aktualitas data, aksesibilitas, aspek media serta aspek keterbandingan dan konsistensi data.

Kemudian, diingatkannya sering kali akurasi data isian jumlah produksi dan harga ditemukan kurang tepat. Sebab itu, petugas dimintanya memastikan kepada sumber data tentang jumlah pasti produksi dan alokasi hasilnya, apakah untuk dikonsumsi sendiri atau dijual.

"Dalam pengolahan data, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan. Kelengkapan data isian dan konsistensi, serta diseminasi data," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkab Dukung Sensus Pertanian 2023 di Kepulauan Seribu

Pemkab Kepulauan Seribu Dukung Sensus Pertanian 2023

Jumat, 09 Juni 2023 6141

Pasar Sembako Murah Digelar di Jakarta Penuhi Kebutuhan Pangan Warga

Pemprov DKI Pastikan Program Sembako Murah Penuhi Kebutuhan Pangan Warga

Senin, 26 Februari 2024 8519

Inflasi y-on-y Februari 2024 DKI Jakarta Capai 2,12 persen

Inflasi Tahunan Februari 2024 DKI Jakarta Capai 2,12 Persen

Jumat, 01 Maret 2024 10799

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2812

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1242

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1023

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 566

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1164

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks