Dinas KPKP Pantau Penyakit Ikan dan Kualitas Air di Lima KJA

Jumat, 13 Oktober 2023 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 6660

 Dinas KPKP Lakukan Pemantauan PIK dan Kualitas Air di Lima Lokasi

(Foto: Anita Karyati)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta bersama Sudin KPKP Kepulauan Seribu,  melakukan pemantauan penyakit  ikan (PIK) dan kualitas air pada lima lokasi di wilayah Kepulauan Seribu. Giat ini dilakukan sejak Kamis (12/10) kemarin hingga Jumat (13/10) hari ini.

Hasilnya akan diketahui sepekan setelah kegiatan

Menurut Ketua Sub Kelompok Perikanan Budidaya, Bidang Perikanan, Dinas KPKP DKI Jakarta, Hendri Wulan Agustina, pemantauan ini rutin dilakukan  untuk mencegah terjadinya wabah dan introduksi penyakit baru yang dapat merusak potensi perikanan, khususnya di wilayah Kepulauan Seribu.

"Kegiatan ini kami lakukan dengan pengambilan sampel pada ikan dan kualitas air yang kemudian akan diperiksa di laboratorium kesehatan ikan dan lingkungan PPISHP dan hasilnya akan diketahui  sepekan setelah kegiatan," kata Wulan, Jumat (13/10).

Dijelaskan Wulan, lima lokasi pemantauan yaitu di Keramba Jaring Apung (KJA) Pulau Pari, Pulau Lancang, Pulau Tidung, Pulau Kelapa Dua dan Pulau Panggang.

Selain melakukan pemantauan, ungkap Wulan, pihaknya juga mensosialisasikan cara penanganan ikan yang sakit kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yang mengelola Keramba Jaring Apung di Kepulauan Seribu.

"Kami percaya, Pokdakan Kepulauan Seribu sudah paham terkait antisipasi ini, sehingga ikan-ikan di sini dalam keadaan sehat semua," ungkapnya

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Elis Rora, menambahkan kegiatan sangat bermanfaat bagi semua pihak yang berkecimpung dalam kegiatan budidaya ikan.

Hasil pemantauan ini, menurut Elis, dapat dijadikan sebagai acuan mereka untuk mendapatkan sertifikat CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik).

"Tentunya kegiatan ini didukung oleh pemilik keramba atau Pokdakan. Dengan harapan ini dapat mendeteksi dini penyakit sehingga dapat mencegah kematian massal ikan yang bisa mengakibatkan kerugian ekonomi dalam berbudidaya," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
 50 Ton Ikan Kerapu Cantang Dipanen di Kepulauan Seribu

50 Ton Ikan Kerapu Cantang Dipanen di Kepulauan Seribu

Senin, 30 November 2020 3996

 350 Kilogram Udang Vaname Dipanen di KJA Sea Farming

350 Kilogram Udang Vaname Dipanen di Pulau Panggang

Senin, 22 Mei 2023 2070

Pokdakan Pulau Anggang Diajarkan Buat Pakan Alternatif

Pokdakan Pulau Panggang Dapat Bantuan Alat Pembuat Pakan Ikan

Rabu, 01 Maret 2023 2116

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29410

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11599

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6967

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3913

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1694

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks