Jokowi Geram Banyak Bangunan Disegel Masih Beroperasi

Jumat, 03 Januari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 5129

sevel_segel_lopiekasim_dok.jpg

(Foto: doc)

Kekesalan Gubernur DKI Jakarta memuncak saat dirinya memberikan pengarahan pada para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Balaikota, Jumat (3/1). Kekesalan Jokowi cukup beralasan, karena banyaknya bangunan di ibu kota yang meski telah dipasangi papan segel namun masih tetap beroperasi.

"Kalau sebuah tempat sudah disegel tapi kegiatannya masih, artinya kita tidak punya wibawa. Artinya kita dilecehkan. Pemprov DKI, walikota, camat, lurah dilecehkan semua," ujar Jokowi, Jumat (3/1).

Untuk itu, ditegaskan Jokowi, dirinya meminta kepada jajarannya untuk lebih tegas. Jika terdapat bangunan telah disegel, kata Jokowi, sudah seharusnya ditutup atau dibongkar. "Kalau sudah disegel ya ditutup. Atau kalau tidak mau perbaiki bongkar. Tegas. Kalau hanya pasang itu namanya basa basi saja," katanya.

Dalam paparannya, Jokowi menunjukkan salah satu foto dimana terdapat gerai Seven Eleven yang telah disegel di Jl Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, namun tetap masih beroperasi. Bahkan, sambung Jokowi, akibat segel itu, pengunjung mini market itu makin ramai.

Jokowi pun mengakui, hal tersebut bukanlan satu-satunya contoh. Sebab, contoh lainnya juga terlihat di sepanjang Jl Antasari, Jakarta Selatan. Di lokasi itu, terdapat puluhan bangunan yang telah dipasangi papan segel, namun masih tetap beroperasi seperti biasa. "Jadi, buat apa disegel kalau masih terus beroperasi. Jangan sampai segel hanya bergaining," katanya.

Kepala Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B) DKI Jakarta, I Putu Ngurah Indiana mengatakan, khusus untuk bangunan Sevel Eleven di Jl Budi Kemuliaan pihaknya sudah meminta kepala Sudin P2B Jakarta Pusat segera menyelesaikannya.

Jika pihak pengelola mini market tersebut tidak segera menghentikan operasionalya, pihaknya akan menutup paksa. Kebijakan tersebut akan dilakukan secepatnya. "Sanksinya kepada pengelola akan kita tutup paksa. Jika surat izinnya sudah keluar baru bisa beroperasi kembali," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9255

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3225

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3645

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1941

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks