Peristiwa kebakaran tampaknya masih menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta Utara. Bagaimana tidak, sepanjang Januari hingga Maret 2014 ini tercatat sudah 32 kasus kebakaran terjadi di wilayah itu. Selain menyebabkan warga kehilangan tempat tinggal, peristiwa kebakaran juga menyebabkan tiga orang menderita luka-luka. Sedangkan kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 3.588.400.000.
Mayoritas kasus kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik. Kemudian oleh kompor dan lain-lain.
Di bulan Januari, kebakaran yang disebabkan kompor sebanyak 1 kasus, korsleting listrik 9 kasus dan penyeban lain 1 kasus. Sementara pada bulan Februari yang diakibatkan kompor 2 kasus, korsleting listrik 9 kasus, lain-lain 2 kasus. Lalu, pada bulan Maret sebanyak 1 kasus diakibatkan oleh kompor, 5 Kasus akibat korsleting listrik dan lain-lain 1 kasus.
"Memang lebih banyak terjadi karena arus pendek listrik," ucap Nurdin Silalahi, Kepala Seksi Operasi, Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Utara, Selasa (1/4).
Pihaknya, kata Nurdin, sudah melakukan sosialisasi penanggulangan kebakaran dan mendistribusikan beberapa alat yang dapat membantu memadamkan api, seperti tabung pemadam, pompa portabel, Apar (alat pemadam api ringan), fire blok, fire motor dan pawang geni. "Untuk pawang geni sudah kami distribusikan ke RW di seluruh Jakarta Utara sebanyak 30 unit," tambah Nurdin.
Selain itu, pihaknya juga membentuk Barisan Sukarelawan Kebakaran (Balakar) dan P2WKSS yang melibatkan warga serta ibu PKK di RW. "Jadi perempuan juga bisa bertindak ketika dalam kondisi darurat," ucapnya.
Banyaknya kasus kebakaran yang terjadi di Jakarta Utara, lanjut Nurdin, karena banyaknya pemukiman padat penduduk. "Seperti di wilayah Muara Baru dan Kapuk Muara di Kecamatan Penjaringan," tandasnya
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9234
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3202
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3625
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1919
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman