Basuki Akui Temuan ICW Soal Penyelewengan Dana KJP

Selasa, 01 April 2014 Reporter: Folmer Editor: Lopi Kasim 4374

kjp_istmw.jpg

(Foto: doc)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengakui adanya temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) terkait penyimpangan dana  program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta pun diintruksikan untuk mengandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ICW dalam pengawasan program KJP.

"Memang ada masalah, makanya kita tadi rapat dengan Disdik DKI. Kita sudah membuka di website, tapi persoalannya di lapangan, mereka nggak mau tempel di sekolah. Bukan hanya itu saja. Kadisdik DKI sudah diintruksikan menjalin kerja sama dengan KPK dan ICW untuk duduk bersama mengawasi program KJP," ujar Basuki, di Balaikota, Selasa (1/4).

Mantan Bupati Belitung Timur juga mensinyalir, adanya indikasi permainan antara oknum pegawai Disdik DKI dengan sekolah terkait program KJP. Untuk itu, sejumlah data ICW akan dijadikan bahan evaluasi bagi Pemprov DKI untuk pelaksanaan program KJP di masa mendatang.

"Pasti ada oknum yang main, dia ngambil, pasti terjadi. Kalau salah sasaran biar komite sekolah yang ngomong. Orang mesti laporin. Jangan kamu nggak dapat, baru ribut. kita laporan terus kok. Nanti kita terus evaluasi," ungkapnya.

Ditambahkan Basuki, pihaknya juga telah menerima laporan dari Bank Dunia terkait program KJP. "Untuk yang SMA itu kurang angka KJP-nya. Makanya mau kita naikkan. Kurang dari setengah. Kalau tidak kita naikkan, gimana cara orang yang tidak mampu itu nombokin setengahnya," tuturnya.

Sekadar diketahui, ICW melansir hasil risetnya dimana ditemukan potongan sebesar Rp 50.000-100.000 pada penerima program KJP. Selain itu, penerima KJP sebanyak 19,4 persen tidak tepat sasaran, bahkan 31,7 persen lainnya tak jelas keberadaannya. Kemudian, adanya dugaan tiga parpol turut bermain dalam program KJP tersebut. 
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 1547

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 627

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 727

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1389

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1004

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks