Pelibatan Kader PKK Jadi Pendamping ODHIV Diapresiasi

Kamis, 22 September 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2637

Ellisa Sumarlin Apresiasi Pelibatan Kader PKK Menjadi Pendamping ODHIV

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK DKI Jakarta, Ellisa Sumarlin mengapresiasi kegiatan Dukungan dan Pelibatan Masyarakat Menjadi Pendamping Berbasis Rumah bagi Orang Dengan HIV (ODHIV) dan Keluarganya (Home Based Care) yang berlangsung mulai 19-22 September 2022.

Dengan Home Based Care ini diharapkan ODHIV dapat lebih mandiri dan berkualitas hidupnya

Kegiatan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) DKI Jakarta ini diikuti 30 peserta terdiri dari 15 kader Warga Peduli AIDS (WPA) dan 15 kader PKK dari lima wilayah yang aktif.

Ellisa mengatakan, Home Based Care merupakan sebuah terobosan yang penting dalam upaya meningkatkan dan memulihkan kesehatan dari penyakit ODHIV.

“Dengan Home Based Care ini diharapkan ODHIV dapat lebih mandiri dan berkualitas hidupnya. Sehingga stigma dan diskriminasi akan sendirinya hilang di masyarakat,” ungkap Ellisa saat menutup kegiatan di Gedung Dinkes DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (22/9).

Ellisa optimistis peran kader pokja PKK dan WPA dapat lebih efektif dan bisa disinergikan dengan stakeholder lainnya untuk terus menjadi ujung tombak pendampingan HBC di lingkungan keluarga terbawah atau terkecil di masyarakat.

“Keterlibatan PKK dan WPA dalam bersinergi kami harap dapat mendorong percepatan dan inovasi penanggulangan HIV di wilayah DKI Jakarta,” ucap Ellisa.

Ia berharap, KPA DKI Jakarta mampu memperkuat kolaborasi dengan para mitra strategis untuk bersama-sama menekan kasus penularan HIV-AIDS melalui perilaku-perilaku kehidupan yang tidak sehat, seperti berganti-ganti pasangan, narkoba dan lain-lain.

“Mari kita terus tingkatkan kualitas maupun kuantitas kinerja dan kolaborasi pelaksanaan program secara masif," terangnya.

Ellisa juga menyampaikan, program Home Based Care pandampingan ODHIV ini sejalan dengan 10 program pokok PKK sebagai berikut:

A. Mempromosikan dan mengedukasi perilaku hidup sehat melalui pencegahan HIV.

B. Melakukan identifikasi resiko HIV dan populasi risiko berpotensi menularkan lainnya.

C. Mencegah terjadinya stigma dan diskriminasi terhadap ODHA dan keluarganya.

D. Membentuk dan mengembangkan warga peduli AIDS di masyarakat (WPA) dengan pelibatan kader PKK di wilayah

E. Serta mendorong warga masyarakat yang berpotensi melakukan perbuatan berisiko terinfeksi HIV untuk memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan

F. Memberikan semangat dan mengarahkan pemikiran ODHIV untuk berdaya guna bagi hidupnya, sekaligus memberikan motivasi peningkatan harapan hidup.

“Saya yakin kita mampu meningkatkan layanan kesehatan dalam upaya menurunkan angka stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV-ADHIV dan keluarganya serta mengeliminasi penularan HIV di masyarakat,” urai Ellisa.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, Home Based Care merupakan sebuah pelayanan kesehatan berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal mereka.

Tujuannya, untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit.

Dwi menyampaikan, pelibatan kader PKK maupun WPA sangat diperlukan dalam mewujudkan peran serta masyarakat menjadi pendamping berbasis rumah bagi ODHIV dan keluarganya.

“Karena kader yang bergerak dalam pertahanan keluarga di lingkungan kerjanya diharapkan dapat membentuk keluarga menjadi Home Based Care bagi ODHIV yang ada di keluarganya,” urai Dwi.

Ia berharap, kehadiran Home Based Care yang telah ada di lingkungan keluarga menjadikan ODHIV lebih mandiri dan berkualitas hidupnya. Sehingga stigma dan diskriminasi akan dengan sendirinya hilang di masyarakat.

“Rujukan dan jaringan adalah elemen penting dalam setiap program Home Based Care,” tandas Dwi.

BERITA TERKAIT
KPAP DKI Gelar Rakerda Susun Strategi Pencapaian Ending AIDS 2030

KPAP DKI Gelar Rakerda Susun Strategi Pencapaian Ending AIDS 2030

Kamis, 25 Agustus 2022 1780

Wagub DKI Ajak Tokoh Agama Terlibat Aktif Penanggulangan HIV AIDS

Wagub Ajak Tokoh Agama Terlibat Aktif Tanggulangi HIV AIDS

Rabu, 22 Juni 2022 2706

Pemprov DKI Tingkatkan Peran Media Dalam Turunkan Kasus Tuberkulosis Pada Pengidap HIV

Pemprov DKI Tingkatkan Peran Media Dalam Turunkan Kasus Tuberkulosis Pada Pengidap HIV

Selasa, 26 April 2022 1687

Dinkes DKI Terus Gencarkan Penanggulangan HIV/AIDS

Dinkes DKI Terus Gencarkan Penanggulangan HIV/AIDS

Selasa, 28 Agustus 2018 2840

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2877

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1259

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1054

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1197

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks