Melihat Masjid Unik Bergaya Oriental di Jakarta Pusat

Kamis, 28 April 2022 Mochamad Tresna Suheryanto 551


Melihat keunikan masjid di Jalan Lautze No 87-89, Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Bangunannya yang berwarna merah dan kuning ditambah dengan beberapa lampion menjadikan Masjid Lautze sepintas menyerupai klenteng pada umumnya. Awalnya, masjid tanpa kubah ini merupakan ruko sewaan untuk operasional Yayasan Haji Karim Oei yang berfungsi sebagai wadah pusat informasi untuk warga Tionghoa mengenal Islam, lambat laun dorongan serta dukungan menghadirkan tempat ibadah di kawasan pecinan itu pun akhirnya tumbuh. Pada tahun 1994, Masjid Lautze kemudian diresmikan oleh Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia, BJ Habibie. (Foto: Mochamad Tresna Suheryanto/beritajakarta.id)

Unduh Potret
masjid-lautze-01.jpg

Masjid Lautze memiliki empat lantai, dimana lantai pertama dan kedua adalah untuk masjid, lantai ketiga untuk kantor sekretariat yayasan, dan lantai keempat merupakan ruang aula pertemuan

masjid-lautze-02.jpg

Sepintas bangunan masjid menyerupai klenteng

masjid-lautze-03.jpg

Ketika akan memasuki masjid, jemaah akan disambut dengan pintu besar berwarna merah khas budaya Tionghoa

masjid-lautze-04.jpg

Berbagai tulisan kaligrafi menghiasi interior masjid

masjid-lautze-05.jpg

Awalnya ruko sewaan ini difungsikan sebagai jembatan warga Tionghoa mengenal Islam

masjid-lautze-06.jpg

Salah satu jemaah menunaikan ibadah salat

masjid-lautze-07.jpg

Masjid Lautze diresmikan pada tahun 1994