Rano Karno Resmi Luncurkan Program Namu Balai Kota

Sabtu, 17 Oktober 2026 Andri Widiyanto 60


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno secara resmi meluncurkan program Namu Balai Kota dengan memberikan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang  hadir ke Balai Kota DKI Jakarta, Sabtu (17/10). Program Namu Balai Kota menghadirkan rangkaian tur edukatif yang mencakup seni, budaya, kuliner, dan komunitas, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai layanan publik yang dihadirkan di Balai Kota.

Unduh Potret
1.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi menyampaikan laporan kegiatan

2.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, Balai Kota DKI Jakarta merupakan rumah milik seluruh warga yang selalu terbuka bagi siapa saja yang berkunjung

3.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Rano Karno membuka pintu Balai Kota sekaligus mempersilahkan masyarakat untuk masuk melihat bagaimana suasana Balai Kota

4.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Antusias masyarakat saat mengikuti program Namu Balai Kota

5.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Dalam program ini, warga yang berkunjung tidak hanya menikmati suasana Balai Kota, tetapi juga dipandu oleh tour guide agar mengenal lebih dalam sejarah bangunannya

6.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Suasana ruang tamu Gubernur Jakarta yang bisa dilihat langsung oleh masyarakat

7.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Seorang warga sedang mendokumentasikan salah satu karya lukis mantan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono yang dipajang di Balai Kota Jakarta

8.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Program Namu Balai Kota sendiri digagas oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk mendekatkan masyarakat dengan pusat pemerintahan melalui ruang interaktif dan keterbukaan

9.Program Namu Balai Kota Diluncurkan

Pelaksanaan kegiatan ini akan terus disempurnakan agar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekaligus menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara warga dan pemerintah daerah