Selasa, 06 Oktober 2026 Andri Widiyanto 62
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dalam Rapat Koordinasi Daerah Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026 di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/10). Rapat koordinasi yang diikuti oleh 110 orang secara luring dan 319 orang secara daring ini digelar untuk membangun keselarasan kebijakan lintas sektor, memperkuat kapasitas Jakarta sebagai kota global, serta mendorong kelola bencana yang inklusif.
Unduh Potret
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Marulitua Sijabat menyampaikan laporan kegiatan
Gubernur Pramono meminta sinergi seluruh unsur penanggulangan kebencanaan, mulai dari BNPB, BMKG, TNI, Polri, Forkopimda, dunia usaha, relawan, komunitas hingga masyarakat, terus ditingkatkan sebagai upaya mencegah dan menangani potensi dampak bencana secara serius
Berdasarkan laporan Oxford University tentang kebencanaan, Pramono menyampaikan bahwa negara-negara yang berada di jalur Ring of Fire memiliki ancaman bencana yang tinggi sehingga penanganannya harus dilakukan secara serius
Rapat koordinasi ini diikuti oleh 110 orang yang hadir secara luring dan 319 orang secara daring, yang terdiri dari para lurah dan camat di wilayah DKI Jakarta
Pramono menekankan pentingnya penyampaian informasi kebencanaan yang tepat, cepat, dan akurat kepada masyarakat, mengingat Jakarta sebagai kota global juga memiliki kerawanan terhadap bencana