Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung

Jumat, 25 September 2026 Bilal Nugraha Ginanjar 54


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno melakukan kunjungan kerja ke Pulau Tidung, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Jumat (25/7). Dalam kunjungan tersebut, Wagub Rano meninjau keramba budi daya ikan kerapu dan bawal bintang, fasilitas pendidikan vokasi SMK Negeri 61 Jakarta, serta lokasi kreasi mural publik sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata dan ekonomi masyarakat pesisir.

Unduh Potret
Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 1

Pulau Tidung di Kepulauan Seribu menjadi salah satu destinasi wisatawan dengan ikon Jembatan Cinta dan hamparan pasir putihnya, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat konservasi ekosistem pesisir di utara Jakarta

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 2

Wagub Rano memulai kunjungan ke Pulau Tidung dengan meninjau keramba budidaya ikan kerapu dan bawal bintang

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 3

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta Hasudungan A. Sidabalok melihat ikan kerapu yang dibudidaya di Pulau Tidung

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 4

Rano Karno menunjungi fasilitas pendidikan vokasi di SMK Negeri 61 Jakarta

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 5

Rano Karno mendampingi sejumlah siswa mempraktikkan simulator kapal

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 6

Para siswa SMK Negeri 61 Jakarta foto bersama dengan Wagub Rano Karno

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 7

Rano Karno mencoba dan mengapresiasi kreasi mural publik sebagai bagian dari pengembangan potensi wisata dan ekonomi masyarakat pesisir

Rano Karno Tinjau Pariwisata dan Ekonomi di Pulau Tidung 8

Wagub Rano berharap rangkaian kegiatan kunjungan kerja berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi Pulau Tidung, mulai dari usaha homestay, transportasi laut, hingga penjualan produk lokal