Warga Pulo Gebang Olah Limbah Batok Kelapa jadi Cocopeat

Selasa, 23 Juni 2026 Andri Widiyanto 68


Warga RW 03 Kelurahan Pulo Gebang, Jakarta Timur sukses mengolah limbah batok kelapa menjadi cocopeat atau yang dikenal sebagai media tanam pengganti tanah, Selasa (23/6). Setiap harinya, rumah produksi cocopeat ini mampu menghasilkan 70 karung perhari dengan bobot perkarung 10 kilogram.

Unduh Potret
1.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Pekerja sedang menjemur limbah kelapa

2.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Limbah kelapa tersebut dijemur selama kurang lebih dua minggu sebelum selanjutnya digiling hingga halus

3.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Pekerja sedang menggiling limbah kelapa yang sudah kering

4.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Penggilingan dilakukan dengan dua mesin dompeng rakitan, lalu disaring menggunakan satu mesin ayakan khusus

5.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Hasil gilingan limbah kelapa tersebut dibagi menjadi dua jenis, yakni cocopeat halus dan kasar

6.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Cocopeat tersebut dijual Rp.10.000 perkarung untuk cocopeat kasar dan Rp.15.000 perkarung untuk cocopeat halus

7.Mengubah Limbah Kelapa Jadi Cocopeat

Pekerja sedang menimbang cocopeat yang siap dipasarkan