Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non-Subsidi Aman

Rabu, 22 April 2026 Andri Widiyanto 136


Petugas menyusun tabung gas LPG 12 kg di Agen Gas LPG Dwi Karya Mandala, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (22/4). Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) memastikan ketersediaan LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg di Jakarta tetap aman pascapenyesuaian harga yang berlaku sejak 18 April 2026.

Unduh Potret
1.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

LPG 12 kg merupakan LPG non-public service obligation (NPSO) atau nonsubsidi yang perubahan harganya mengikuti dinamika pasar global

2.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

Suasana Agen Gas LPG Dwi Karya Mandala

3.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

LPG 12 kg mengalami kenaikan sebesar Rp36.000 atau sekitar 18,75 persen, dari Rp192.000 menjadi Rp228.000 per tabung, sementara LPG 5,5 kg naik Rp17.000 atau sekitar 18,89 persen, dari Rp90.000 menjadi Rp107.000 per tabung

4.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

Petugas sedang menyusun tabung gas LPG 12 kg

5.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

Penyesuaian harga dipengaruhi berbagai faktor eksternal, antara lain kenaikan harga kontrak LPG dunia (CP Aramco), meningkatnya Indonesian Crude Price (ICP), serta kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada jalur logistik energi global

6.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

Terkait ketersediaan stok di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi intensif dengan PT Pertamina Patra Niaga dan Hiswana Migas guna memastikan distribusi berjalan lancar

7.Pemprov DKI Pastikan Stok LPG Non Subsidi Aman

Distribusi gas berjalan normal ke seluruh depo dan penyalur di lima wilayah kota administrasi serta Kabupaten Kepulauan Seribu