Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Tahun 2026

Selasa, 21 April 2026 Andri Widiyanto 825


Pembeli memindai kode batang pembayaran nontunai Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/4). Perumda Pasar Jaya mempercepat program digitalisasi pasar tradisional dengan menargetkan 110 pasar terdigitalisasi hingga akhir 2026 sebagai upaya meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan ekonomi digital.

Unduh Potret
1.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Sejumlah pengunjung berjalan keluar dari area Pasar Palmeriam

2.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Pembeli sedang melakukan pembayaran dengan QRIS

3.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Pedagang menunjukkan sistem pembayaran QRIS milik kiosnya

4.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Suasana jual beli di Pasar Palmeriam

5.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Pengunjung sedang membeli sayur di salah satu kios

6.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Program Digitalisasi Pasar Tahap 3 ini merupakan kelanjutan dari dua fase sebelumnya yang telah dimulai sejak Juli dan Desember 2025

7.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Seorang pedagang ikan sedang menyusun ikan jualannya

8.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Hingga saat ini, sebanyak 60 pasar dari total sekitar 153 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya telah terdigitalisasi

9.Perumda Pasar Jaya Targetkan 110 Pasar Terdigitalisasi Pada 2026

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Perumda Pasar Jaya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jabodebek, serta Penyedia Jasa Pembayaran (PJP)