Jumat, 06 Maret 2026 Reza Pratama Putra 59
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bersama Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012 mengunjungi salah satu produsen dodol Betawi tradisional "Dodol Nyak Mai" di kawasan Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/3). Kunjungan ke rumah produksi dodol Betawi merupakan upaya pemerintah dalam memberdayakan UMKM berbasis kearifan lokal serta melestarikan makanan khas suku Betawi di Jakarta.
Unduh Potret
Salah satu produsen dodol di kawasan Setu Babakan "Dodol Nyak Mai" masih mempertahankan tradisi pembuatan dodol Betawi secara tradisional
Tradisi ngaduk dodol secara tradisional ini merupakan tradisi budaya khas Betawi yang sudah ada sejak abad ke-9 Masehi
Proses pembuatan dodol Betawi dilakukan dengan cara diaduk selama 8-12 jam tanpa berhenti dengan suhu temperatur mencapai 50 - 70 derajat celcius agar dodol tidak hangus
Tungku yang digunakan untuk memasak dodol masih menggunakan tungku tradisional dengan bahan dasar kayu bakar
Pramono bersama Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo mengaduk dodol bersama
Dodol Nyak Mai dijual dengan harga yang bervariatif mulai dari 20.000 per bungkus
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan