Jumat, 27 Februari 2026 Andri Widiyanto 54
Berkunjung ke Masjid Jami Assalafiyah yang berlokasi di Kelurahan Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Masjid yang berstatus bangunan cagar budaya ini merupakan masjid tertua di Jakarta yang dibangun pada tahun 1.620.
Unduh Potret
Masjid ini merupakan peninggalan dari Pangeran Jayakarta atau Pangeran Achmad Djaketra
Dalam bahasa Arab, "Jami" artinya "besar" dan "Assalafiyah" artinya "pendahulu yang shaleh"
Meski Masjid Jami Assalafiyah telah mengalami beberapa kali renovasi, tapi masih mempertahankan ornamen asli seperti Kubah Masjid dan empat soko guru yang terbuat dari kayu jati
Usia tiang kayu ini sudah ratusan tahun, tetapi masih terus dipertahankan keasliannya meskipun interior masjid sudah banyak yang dimodifikasi
Mimbar masjid setinggi 1,5 meter juga masih asli dan digunakan hingga hari ini
Di dalam kompleks masjid, terdapat makam Pangeran Jayakarta dan keturunannya, meninggalkan jejak keberadaan dan perjuangan sang pangeran di masjid yang ia bangun sendiri
Saat ini masjid tersebut mampu menampung 800 jemaah, dengan luas lahan 7.000 meter persegi dan luas bangunan 450 meter persegi
Didalam masjid ini juga terdapat galeri yang menyimpan keris atau senjata dari Pangeran Jayakarta dan keturunannya