Senin, 19 Januari 2026 Andri Widiyanto 58
Seniman Herzven menggelar pameran seni bertajuk "Pinata" di Nirmana Falatehan, Melawai, Jakarta Selatan. Pameran tunggal yang berlangsung sejak 11 Januari hingga 8 Februari 2026 ini menampilkan karya-karya yang merefleksikan pengalaman personal seniman pascakebakaran yang menghanguskan rumahnya pada pertengahan Juni tahun lalu.
Unduh Potret
Suasana pameran yang digelar di Nirmana Falatehan
Konsep Pinata digunakan sebagai metafora utama dalam pameran ini
Seperti Pinata yang harus dipukul dan dipecahkan untuk memperlihatkan isi di dalamnya, Herzven memaknai kehancuran sebagai proses yang membuka pemahaman dan kesadaran baru, bukan semata sebagai akhir dari sebuah perjalanan
Pengunjung sedang berfoto dengan latar belakang salah satu karya Herzven
Pengunjung sedang melihat karya-karya yang dipamerkan
Secara visual, karya-karya yang dipamerkan menampilkan simbol rumah sebagai representasi asal-usul dan identitas, serta elemen bunga dan tanaman sebagai simbol pembaruan dan kehidupan yang tumbuh dari celah-celah kehancuran
Melalui pameran Pinata, Herzven mengajak pengunjung untuk merefleksikan musibah dan kehilangan sebagai bagian dari proses bangkit dan pembentukan makna baru
Sejumlah karya Herzven yang dipamerkan
Beberapa alat yang digunakan Herzven dalam proses pengkaryaan turut dipamerkan