PPKD Jaktim Berikan Pelatihan Barista bagi Warga Binaan dan Disabilitas

Selasa, 02 Juli 2024 Andri Widiyanto 218


Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan barista dan roasting di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Selasa (2/7). Dari 40 peserta ini, lima di antaranya merupakan warga binaan Lapas Narkotika Kelas II Cipinang, tujuh penyandang kebutuhan khusus atau disabilitas dan sisanya, merupakan masyarakat umum.

Unduh Potret
1. Pelatihan Barista.jpg

Pelatihan yang dimulai Senin (24/6) ini digelar selama 20 hari kerja

2.Pelatihan Barista.jpg

Dalam pelatihan ini, para peserta diberikan 20 persen materi secara teori dan 80 persen praktik cara mengolah biji kopi menggunakan mesin canggih

3.Pelatihan Barista.jpg

Suasana pelatihan menjadi barista dan setelah pelatihan, para peserta wajib mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat

4.Pelatihan Barista.jpg

Seorang peserta mempraktikkan pembuatan kopi dan setelah pelatihan nantinya peserta akan mendapatkan dua sertifikat yang bisa didapat peserta setelah lulus uji kompetensi yakni, dari PPKD Jakarta Timur dan Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP)

5.Pelatihan Barista.jpg

Pelatihan barista dan bakery adalah salah satu bentuk materi yang diberikan bagi warga binaan di Lapas yang ada di Jakarta, hasil sinergisitas dengan Pemprov DKI dan 13  BUMN

6.Pelatihan Barista.jpg

Biji kopi yang sudah digiling dalam praktik pembuatan kopi

7.Pelatihan Barista.jpg

Para peserta mengaku sangat senang mengikuti pelatihan ini karena dapat menambah  pengetahuan yang dapat dijadikan modal untuk berwirausaha kelak dan bagi warga binaan yang mengikuti pelatihan ini diharapkan setelah kembali ke masyarakat mereka memiliki skill untuk berwirausaha, sehingga tidak lagi terjun ke dunia kriminal