Senin, 05 September 2022 Mochamad Tresna Suheryanto 467
Buat sebagian orang, tumpukan stik es krim, lidi, dan kardus hanyalah barang yang tak lagi terpakai. Namun, di tangan Jimi Alexander, limbah tersebut disulapnya menjadi karya seni bernilai ekonomis. (Foto: Mochamad Tresna Suheryanto/beritajakarta.id)
Jimi Alexander, menyulap barang tak terpakai menjadi miniatur kapal laut, bangunan bertingkat, hingga rumah ibadah
Pembuatan miniatur tersebut Jimi kerjakan di kediamannya yang berlokasi di Jalan Kali Pasir Dalam, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat
Bahan-bahan seperti stik es krim, lidi, hingga kardus didapatnya dari lingkungan sekitar rumah dan tempat Jimi bekerja
Untuk menyelesaikan satu miniatur, Jimi membutuhkan waktu 7-10 hari tergantung tingkat kesulitannya
Proses pembuatan miniatur rumah ibadah
Miniatur kreasi Jimi dihargai mulai dari Rp 150.000-Rp 400.000