Berkonsep Green Building, JIS Bakal Manfaatkan Air Hujan

Kamis, 22 Oktober 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2794

Berkonsep Green Building, JIS Akan Manfaatkan Air Hujan dan Air Bekas Pakai

(Foto: doc)

Proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) di kawasan Jakarta Utara sudah mencapai 31,89 persen memasuki minggu ke-59 pekan ini. Pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional itu masih sesuai jadwal perencanaan meski di tengah pandemi COVID-19.

Untuk itu, JIS akan dilengkapi oleh fasilitas yang ramah lingkungan sekaligus sustainability,

Officer Material Coordinator JIS, Alfitra Libelnedo mengatakan, selain proyek megastruktur berskala global, JIS juga dibangun dengan memperhatikan setiap detail aspek yang berlaku dalam tatanan nilai standar global. Salah satunya ialah bangunan yang menerapkan skema Green Building (ramah lingkungan). Untuk itu, JIS nantinya merupakan stadion pertama di Indonesia yang mengusung konsep sustainability atau keberlanjutan.

"Nantinya JIS juga akan memperoleh sertifikasi atau greenship level platinum yang dilakukan oleh lembaga sertifikasi Green Building Council Indonesia (GBCI). Untuk itu, JIS akan dilengkapi oleh fasilitas yang ramah lingkungan sekaligus sustainability," ujar Alfitra, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, (22/10).

Dari sisi energi misalnya, lanjut Alfitra, JIS akan menerapkan energy efficiency & conservation atau bagaimana pemakaian energi yang lebih hemat. Misalnya, JIS bakal menggunakan renewable energy sebesar 5,1 persen dari daya listrik yang dibutuhkan Gedung. Caranya dengan memanfaatkan solar panel.

"Sedangkan 95 persen kita supply dari PLN. Selain itu, ruangan-ruangan di JIS akan menggunakan lampu LED, termasuk juga taman-taman yang ada di kawasan stadion. Alasannya lampu LED lebih hemat energi. Sedangkan di lapangan, nantinya akan memakai sport lighting khsusus untuk menunjang broadcasting penyiaran. Hal ini sesuai dengan standar FIFA," imbuhnya.

JIS akan semakin ramah lingkungan, karena akan dilengkapi dengan konsep water conservation (penghematan penggunaan air). Nantinya, wastafel, kran tembok maupun shower akan dilengkapi dengan fitur auto stop. Itu artinya, setiap fitur di setting sesuai dengan standar yang berlaku.

"Misalnya, standar penggunaan shower mesti di bawah sembilan liter per menit. Selanjutnya, air limbah di JIS juga akan dimanfaatkan kembali untuk menyiram tanaman dan rumput lapangan. Jadi tidak pakai air PDAM, termasuk flushing toilet juga pakai itu," jelasnya.

Ditambahkan Alfitra, JIS juga akan manfaatkan air hujan dengan membuat Rain Water Tank (RWT), lalu disaring atau Treated Rain Water (TRW), dan air hujan tersebut akan tersimpan di Ground Water Tank (GWT).

"Fasilitas lainnya yang akan dimiliki, yaitu menyediakan sensor monitoring CO2. Sensor ini akan ditempatkan pada ruangan-ruangan yang memiliki kepadatan tinggi. Seperti ruang ganti pemain, conference room, media room, dan mix zone," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 Ini Alasan Jakpro Gunakan Rumput Hybrid

Ini Alasan JIS Gunakan Rumput Hybrid

Kamis, 15 Oktober 2020 6749

Pembangunan JIS Capai 26,4 Persen

Progres Pembangunan JIS Capai 26 Persen

Rabu, 26 Agustus 2020 3404

Pengecoran Penutup Fondasi untuk Tiang Utama JIS Rampung

Pengecoran Penutup Fondasi untuk Tiang Utama JIS Rampung

Minggu, 23 Agustus 2020 4503

BERITA POPULER
PPPK P3K jakut anita4

1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

Rabu, 01 Juli 2026 2981

Walikota jaksel safryn tiyo

Wali Kota Jaksel Minta Jajaran Responsif Tangani Aduan Warga

Senin, 06 Juli 2026 917

Bantaran Anak Kali Cilwung tanam Pohon Bungur budi2

Bantaran Anak Kali Ciliwung di Pinangsia Ditanami Pohon

Jumat, 03 Juli 2026 978

PSX 20260706 134647

DKI Bidik Juara Umum Kejurnas Woodball 2026

Senin, 06 Juli 2026 563

BEI fakhri

Bank Jakarta dan BEI Dorong Pertumbuhan Berkualitas di Tengah Dinamika Ekonomi

Rabu, 01 Juli 2026 1086

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks