PT MRT Jakarta Berhasil Dukung Penerapan PSBB

Kamis, 30 April 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2397

Berhasil Dukung PSBB, Penumpang MRT Jakarta Turun Drastis

(Foto: doc)

Penumpang kereta MRT Jakarta terus mengalami penurunan sepanjang April 2020. Selama bulan ini rata-rata jumlah penumpang per hari mencapai 4.134 orang.

Kami memperkirakan dalam beberapa waktu ke depan jumlah penumpang MRT masih ada di kisaran 2.000-3.000 per hari,

Tren penurunan jumlah penumpang ini diklaim PT MRT Jakarta (Perseroda) merupakan bentuk keberhasilan mendukung Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dalam kondisi normal atau sebelum pandemi virus corona setiap harinya ada sekitar 100 ribu penumpang MRT.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan, penurunan terjadi karena perusahaan menerapkan protokol kesehatan hingga mengikuti dan mendukung kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta.

"Sampai dengan pemberlakuan PSBB ditambah jumlah stasiun yang kami tutup bertahap, rata-rata penumpang sampai 28 April itu 4.134 penumpang per hari. Catatan kami kemarin jumlahnya sudah turun menjadi 2.080 orang," ujar William, saat paparan media secara daring, Rabu (29/4).

Menurut dia, sebelum virus Corona merebak jumlah penumpang MRT Jakarta masih mencapai 109 ribu orang per hari. Sepekan kemudian, 13 Maret 2020, jumlah penumpang sedikit turun menjadi 98 ribu orang. Meski jumlahnya masih tinggi, kala itu masyarakat sudah mulai melakukan antisipasi terhadap penyebaran COVID-19.

Penurunan penumpang secara drastis kemudian terjadi pada 16 Maret 2020 saat diterapkan pembatasan jam operasional dan pelebaran headway. Saat itu, tercatat jumlah penumpang hanya 27 ribu orang.

Meski pembatasan berlaku hanya sehari, kebijakan itu kembali diterapkan pada 20 Maret 2020 di mana jumlah penumpang turun menjadi 21 ribu orang. Sepekan kemudian, tepatnya 27 Maret 2020, jumlah penumpang MRT Jakarta turun signifikan menjadi sekitar 8.000 penumpang seiring dengan masifnya imbauan tetap di rumah dan menjaga jarak.

"Kami memperkirakan dalam beberapa waktu ke depan jumlah penumpang MRT masih ada di kisaran 2.000-3.000 per hari seiring telah ditutupnya tujuh stasiun untuk sementara waktu," tandasnya. 


BERITA TERKAIT
Tiket MRT Jakarta Kini Bisa Dibeli Melalui Aplikasi MRT-J

Tiket MRT Jakarta Kini Bisa Dibeli Melalui Aplikasi MRT-J

Senin, 27 April 2020 2705

PT MRT Jakarta Angkat Direktur Keuangan dan dan Manajemen Korporasi Baru

PT MRT Tunjuk Direktur Keuangan Baru

Kamis, 23 April 2020 5851

 Sarana Jaya Bangun Halte dan Kanopi di Stasiun Tanah Abang

Sarana Jaya Bangun Halte dan Kanopi di Stasiun Tanah Abang

Sabtu, 25 April 2020 4872

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3170

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1924

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 724

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1389

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1242

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks