PT MRT Bakal Tata Stasiun Tanah Abang

Sabtu, 29 Februari 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 4754

PT MRT dan PT KAI Tata Kawasan Stasiun

(Foto: Wuri Setyaningsih)

PT MRT Jakarta (Perseroda) akan melakukan penataan Stasiun Tanah Abang, Stasiun Senen, Stasiun Juanda dan Stasiun Sudirman.

PT KAI dengan sukarela membuka kawasan ini,

Dirut PT MRT Jakarta, William P Sabandar mengatakan, penataan empat stasiun tersebut merupakan bagian kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Dikatakan William, untuk penataan kawasan Stasiun Tanah Abang, pihaknya akan menjadikan lebih rapi dan tidak semrawut.

"PT KAI dengan sukarela membuka kawasan ini. Nantinya lahan ini sebagai lokasi transit ojek online, bus Transjakarta, mikrotrans, dan angkugan umum lainya," ujar William, Sabtu (29/2).

Di kawasan tersebut, sambung William, juga akan dibangun lay bay atau area tunggu untuk transportasi umum serta halte bus Transjakarta. Penugasan penataan ini akan dilakukan Perumda Pembangunan Sarana Jaya sehingga sinergisitas BUMD Pemprov DKI akan terlihat.

Sedangkan untuk Stasiun Senen, juga akan disediakan area tunggu untuk transportasi umum, pembangunan pedestrian plaza, penyediaan halte serta zebra cross dengan menggabungkan lahan milik PT KAI dengan Pemprov DKI Jakarta.

Kemudian penataan di Stasiun Juanda hampir sama dengan di Stasiun Tanah Abang dan Senen. Di antaranya penyediaan area drop off untuk ojek online (ojol) dan tempat berkumpul bagi ojek pangkalan (opang).



"Yang kita lakukan di sini (Stasiun Juanda -red) mengelola ojol dan opang dengan membuat titik penampungan, pengendapan di belakang stasiun," katanya.

Lalu penataan di Stasiun Sudirman akan ada banyak penataan seperti pembangunan pos polisi, relokasi minimarket serta pemagaran di sekitar area stasiun. Ada juga pembangunan area tunggu untuk transportasi umum, lokasi penjemputan dan penurunan untuk ojol serta relokasi PKL.


Ditambahkan William, penataan keempat stasiun tersebut telah dilakukan dan akan diuji coba pada awal Maret 2020.

"Dilakukan bertahap di mana stasiun yang siap mulai kami kerjakan. Diperkirakan awal Maret sudah bisa difungsikan. Nantinya dalam penataan semua stasiun ini, akan ada lokasi penurunan dan pengambilan penumpang (drop off-pick up) semua kendaraan," ucap William.



Sementara itu, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta Elizabeth Ratu Rante Allo mengatakan, total pedagang di Stasiun Tanah Abang Jatibaru Bengkel sebanyak 247, telah diundi dan direlokasi ke Blok F Pasar Tanah Abang sebanyak 149 pedagang.

"Sisanya sedang dimintakan kios tambahan ke Perumda Pasar Jaya melalui Surat Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Pusat. Untuk Stasiun Senen hanya ada sembilan pedagang dari sekitar GOR Senen," katanya.

Sedangkan di Stasiun Juanda, seluruh PKL berjumlah 32. Mereka kebanyakan berjualan kuliner keliling atau gerobak menempati taman serta sudah direlokasi.

"Di Stasiun Sudirman total ada 16 PKL sudah dipindahkan ke tanah kosong milik Pasar Jaya ke seberang Stasiun Sudirman," tandasnya.





BERITA TERKAIT
Transjakarta Rute Pengumpan (Feeder) Integrasi MRT dan KRL Beroperasi Normal

Transjakarta Rute Pengumpan (Feeder) Integrasi MRT dan KRL Beroperasi Normal

Selasa, 25 Februari 2020 7270

Utamakan Kepentingan Publik dengan Penataan Empat Stasiun

Utamakan Kepentingan Publik dengan Penataan Empat Stasiun

Rabu, 26 Februari 2020 2570

Dukungan Bank DKI di Sektor Transportasi Diapresiasi

Dukungan Bank DKI di Sektor Transportasi Diapresiasi

Minggu, 23 Februari 2020 2850

PT Transjakarta Lakukan Modifikasi Sejumlah Rute

PT Transjakarta Lakukan Modifikasi Sejumlah Rute

Jumat, 21 Februari 2020 3733

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29093

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11523

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6903

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3838

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1606

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks