Kawasan Glodok Mulai Ramai Pedagang Pernak Pernik Imlek

Jumat, 10 Januari 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Budhy Tristanto 5263

Jelang Perayaan Imlek, Kawasan Glodok Mulai Ramai Pedagang Pernak Pernik Imlek

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Menjelang perayaan tahun baru Cina (Imlek) 2571 yang bertepatan jatuh pada Sabtu (25/1), kawasan Glodok  mulai dari Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan dan Jalan Pancoran Raya, sudah mulai dipadati penjual pernak-pernik Imlek.

Imlek tinggal 15 hari lagi. Sepekan jelang Imlek harganya bisa naik  jadi lebih mahal,

Pernak pernik yang banyak dijajakan antara lain berupa  baju imlek, angpau, boneka, lampion,  gantungan pohon, hingga makanan kering khas Imlek. Semua pernak-pernik ini didominasi warna merah menyala, kuning ems dan hijau.  

Heny Sumantri (53), salah satu pedagang di Jalan Pancoran Raya mengatakan, harga pernak pernik Imlek yang dijual bervariasi, mulai dari harga Rp 5.000 hingga di atas Rp 100 ribu.

Untuk lampion tergantung ukuran sedang dan besar, dijual dengan harga Rp 150 ribu hingga Rp 300 ribu. Kemudian, uang emas small satu set Rp 20 ribu.  

Untuk hiasan pintu ada yang dijual dengan  harga Rp 15 ribu hingga Rp 35 ribu, tempelan terbuat dari kertas yang biasanya dipasang di pintu atau tembok  Rp 25 ribu hingga Rp 60 ribu, angpao dibandrol Rp 5.000 per pak dengan isi satu pak tiga sampai 10 buah, sedangkan hiasan kucing hoki dijual dengan Rp 350 ribu.

"Imlek tinggal 15 hari lagi. Sepekan jelang Imlek harganya bisa naik  jadi lebih mahal. Untuk penghasilannya lumayan bisa  di atas 50 persen dari penjualan hari biasa," ujar Heny, kepada beritajakarta.id, Jumat (10/1).

Hal senada diungkapkan Aping (52) yang berjualan pernak pernik Imlek di Jalan Kemenangan III, Petak Sembilan. Menjual barang sama dengan Heny dengan harga yang tak jauh beda, mengaku jelang imlek saat ini untuk pembeli cenderung lebih sepi dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu sebulan jelang perayaan imlek sudah ramai pembeli. Tapi sekarang boleh dibilang sepi," katanya.

Masih sepinya pembeli, dibuktikan Aping dengan penghasilannya yang menurun dibanding tahun lalu. Tahun lalu sehari bisa mengantongi laba bersih di atas Rp 2 juta, namun kini hanya kisaran Rp 500 - 700 ribu.

"Mudah-mudahan seminggu jelang perayaan Imlek akan lebih ramai, seperti tahun tahun sebelumnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Ratusan Lampion akan Dilepas di Grand Cempaka Resort

Sambut Imlek, Ada 150 Lampion di Grand Cempaka Resort

Senin, 04 Februari 2019 2639

Imlek, Anies Kunjungi Vihara Dharma Bakti

Imlek, Anies Kunjungi Vihara Dharma Bakti

Selasa, 05 Februari 2019 3332

Wagub Hadiri Malam Cap Go Meh di Vihara Mahavira Graha

Wagub Hadiri Malam Cap Go Meh di Vihara Mahavira Graha

Jumat, 02 Maret 2018 3583

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7141

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4831

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2301

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2526

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1172

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks