Anies Apresiasi Inisiatif Balkot Farm Sebagai Budi Daya Tanaman Perkotaan Berbasis Teknologi

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 02 Agustus 2019 14:10 WIB | Dibaca 1639 kali
Anies Apresiasi Inisiatif Balkot Farm Sebagai Budi Daya Tanaman Perkotaan Berbasis Teknologi (Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi inisiatif Balkot Farm sebagai budi daya tanaman secara vertikal melalui sistem hidroponik yang memanfaatkan keterbatasan lahan di perkotaan.

" Insya Allah dampaknya besar,"

Balkot Farm merupakan hasil kolaborasi beberapa instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Diskominfotik, Dinas KPKP, Biro Umum, Dinas Kesehatan, dan juga PT Bank DKI.

"Alhamdulillah, kita bersyukur sekali. Sekarang ini, kita di Balai Kota punya kebun. Ukurannya tidak besar, tapi insya Allah dampaknya besar. Jakarta ini, kenyataannya, kawasannya sempit untuk kegiatan pertanian perkebunan. Tapi bukan berarti kegiatan pertanian dan perkebunan dihilangkan. Saya ingin memberikan apresiasi kepada inisiatif untuk membuat kawasan ini yang asalnya kosong, sekarang jadi kebun," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Jumat (2/8).

Anies mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar memanfaatkan kawasan yang masih terbuka untuk kegiatan cocok tanam secara vertikal. Apalagi, tanaman yang dibudidayakan tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan segar, tetapi juga berpotensi sebagai pencegah penyakit melalui tanaman herbal maupun konsumsi sayur kaya protein untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Balkot Farm juga akan menjadi percontohan dari budi daya tanaman perkotaan berbasis teknologi karena memuat papan informasi dengan QR Code khusus. QR Code tersebut nantinya akan terhubung dengan situs balkotfarm.jakarta.go.id yang menjelaskan jenis tanaman serta khasiatnya bagi kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi digital tersebut,  Anies berharap urban farming lebih dekat ke generasi milenial di wilayah Jakarta.

"Kenapa QR Code ini penting? Salah satu masalah dari generasi baru yang lahir di daerah Urban. Dia tidak mengerti kegiatan farming (bercocok tanam). Anak-anak kita sudah jauh dari kebun, jauh dari lahan pertanian. Efeknya belum tentu mengenali jenis-jenis tanaman yang sehari-hari menjadi kebutuhan kita. Karena itu, adanya Urban Farming seperti Balkot Farm ini insya Allah mengenalkan anak-anak kita lebih dekat kepada alam. Lebih mengerti tentang apa yang menjadi konsumsinya. Insya Allah akan lebih siap untuk ikut merawat kelangsungan lingkungan hidup kita," tandasnya.

TOP