Anies Apresiasi Inisiatif Balkot Farm Sebagai Budi Daya Tanaman Perkotaan Berbasis Teknologi

Jumat, 02 Agustus 2019 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 4429

Anies Apresiasi Balkot Farm Dekatkan Milenial Dengan Budidaya Tanaman

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi inisiatif Balkot Farm sebagai budi daya tanaman secara vertikal melalui sistem hidroponik yang memanfaatkan keterbatasan lahan di perkotaan.

Insya Allah dampaknya besar,

Balkot Farm merupakan hasil kolaborasi beberapa instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Diskominfotik, Dinas KPKP, Biro Umum, Dinas Kesehatan, dan juga PT Bank DKI.

"Alhamdulillah, kita bersyukur sekali. Sekarang ini, kita di Balai Kota punya kebun. Ukurannya tidak besar, tapi insya Allah dampaknya besar. Jakarta ini, kenyataannya, kawasannya sempit untuk kegiatan pertanian perkebunan. Tapi bukan berarti kegiatan pertanian dan perkebunan dihilangkan. Saya ingin memberikan apresiasi kepada inisiatif untuk membuat kawasan ini yang asalnya kosong, sekarang jadi kebun," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Jumat (2/8).

Anies mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar memanfaatkan kawasan yang masih terbuka untuk kegiatan cocok tanam secara vertikal. Apalagi, tanaman yang dibudidayakan tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan segar, tetapi juga berpotensi sebagai pencegah penyakit melalui tanaman herbal maupun konsumsi sayur kaya protein untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Balkot Farm juga akan menjadi percontohan dari budi daya tanaman perkotaan berbasis teknologi karena memuat papan informasi dengan QR Code khusus. QR Code tersebut nantinya akan terhubung dengan situs balkotfarm.jakarta.go.id yang menjelaskan jenis tanaman serta khasiatnya bagi kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi digital tersebut,  Anies berharap urban farming lebih dekat ke generasi milenial di wilayah Jakarta.

"Kenapa QR Code ini penting? Salah satu masalah dari generasi baru yang lahir di daerah Urban. Dia tidak mengerti kegiatan farming (bercocok tanam). Anak-anak kita sudah jauh dari kebun, jauh dari lahan pertanian. Efeknya belum tentu mengenali jenis-jenis tanaman yang sehari-hari menjadi kebutuhan kita. Karena itu, adanya Urban Farming seperti Balkot Farm ini insya Allah mengenalkan anak-anak kita lebih dekat kepada alam. Lebih mengerti tentang apa yang menjadi konsumsinya. Insya Allah akan lebih siap untuk ikut merawat kelangsungan lingkungan hidup kita," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mahasiswa dari Thailand, Malaysia dan Korea Selatan Belajar Urban Farming di Kecamatan Cilandak

Mahasiswa dari Luar Negeri Pelajari Urban Farming di Jakarta

Rabu, 31 Juli 2019 3243

Sayuran dan Tanaman Obat Dipanen di Balkot Farm

Sayuran dan Tanaman Obat Dipanen di Balkot Farm

Kamis, 11 Juli 2019 4711

Diskominfotik-Dinas KPKP Panen Sayuran di Balkot Farm

Diskominfotik-Dinas KPKP Panen Sayuran di Balkot Farm

Senin, 20 Mei 2019 4309

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 3817

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1137

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2928

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1305

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1256

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks