Anies Apresiasi Inisiatif Balkot Farm Sebagai Budi Daya Tanaman Perkotaan Berbasis Teknologi

Jumat, 02 Agustus 2019 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 4151

Anies Apresiasi Balkot Farm Dekatkan Milenial Dengan Budidaya Tanaman

(Foto: Reza Hapiz)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengapresiasi inisiatif Balkot Farm sebagai budi daya tanaman secara vertikal melalui sistem hidroponik yang memanfaatkan keterbatasan lahan di perkotaan.

Insya Allah dampaknya besar,

Balkot Farm merupakan hasil kolaborasi beberapa instansi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta seperti Diskominfotik, Dinas KPKP, Biro Umum, Dinas Kesehatan, dan juga PT Bank DKI.

"Alhamdulillah, kita bersyukur sekali. Sekarang ini, kita di Balai Kota punya kebun. Ukurannya tidak besar, tapi insya Allah dampaknya besar. Jakarta ini, kenyataannya, kawasannya sempit untuk kegiatan pertanian perkebunan. Tapi bukan berarti kegiatan pertanian dan perkebunan dihilangkan. Saya ingin memberikan apresiasi kepada inisiatif untuk membuat kawasan ini yang asalnya kosong, sekarang jadi kebun," ujar Anies, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Jumat (2/8).

Anies mengimbau kepada masyarakat Jakarta agar memanfaatkan kawasan yang masih terbuka untuk kegiatan cocok tanam secara vertikal. Apalagi, tanaman yang dibudidayakan tidak hanya membuat lingkungan menjadi lebih hijau dan segar, tetapi juga berpotensi sebagai pencegah penyakit melalui tanaman herbal maupun konsumsi sayur kaya protein untuk kebutuhan pangan sehari-hari.

Balkot Farm juga akan menjadi percontohan dari budi daya tanaman perkotaan berbasis teknologi karena memuat papan informasi dengan QR Code khusus. QR Code tersebut nantinya akan terhubung dengan situs balkotfarm.jakarta.go.id yang menjelaskan jenis tanaman serta khasiatnya bagi kesehatan. Melalui pemanfaatan teknologi informasi digital tersebut,  Anies berharap urban farming lebih dekat ke generasi milenial di wilayah Jakarta.

"Kenapa QR Code ini penting? Salah satu masalah dari generasi baru yang lahir di daerah Urban. Dia tidak mengerti kegiatan farming (bercocok tanam). Anak-anak kita sudah jauh dari kebun, jauh dari lahan pertanian. Efeknya belum tentu mengenali jenis-jenis tanaman yang sehari-hari menjadi kebutuhan kita. Karena itu, adanya Urban Farming seperti Balkot Farm ini insya Allah mengenalkan anak-anak kita lebih dekat kepada alam. Lebih mengerti tentang apa yang menjadi konsumsinya. Insya Allah akan lebih siap untuk ikut merawat kelangsungan lingkungan hidup kita," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Mahasiswa dari Thailand, Malaysia dan Korea Selatan Belajar Urban Farming di Kecamatan Cilandak

Mahasiswa dari Luar Negeri Pelajari Urban Farming di Jakarta

Rabu, 31 Juli 2019 2988

Sayuran dan Tanaman Obat Dipanen di Balkot Farm

Sayuran dan Tanaman Obat Dipanen di Balkot Farm

Kamis, 11 Juli 2019 4423

Diskominfotik-Dinas KPKP Panen Sayuran di Balkot Farm

Diskominfotik-Dinas KPKP Panen Sayuran di Balkot Farm

Senin, 20 Mei 2019 4064

BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1926

Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pasca Genangan di Ciracas

Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

Rabu, 25 Maret 2026 1949

IMG 20260112 WA0040

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 741

IMG 20260330 WA0073

Satpol PP Pesanggrahan Tertibkan Puluhan Spanduk dan Baliho

Senin, 30 Maret 2026 758

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1281

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks