Sandi Ajak Warga Jalankan Gerakan Setop Gunakan Air Tanah

Selasa, 13 Maret 2018 Reporter: Adriana Megawati Editor: Andry 2651

Sandiaga Ajak Warga Jalankan Gerakan Setop Gunakan Air Tanah

(Foto: Punto Likmiardi)

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengajak seluruh warga untuk menjalankan gerakan setop menggunakan air tanah.

Kita mau seluruh masyarakat mengingatkan ke tetangga-tetangga akan gerakan setop menggunakan air tanah

Ajakan tersebut diserukan agar permukaan tanah di Ibukota tidak menurun.

"Kita mau seluruh masyarakat mengingatkan ke tetangga-tetangga akan gerakan setop menggunakan air tanah," ujarnya, Selasa (13/3).

Atas dasar itu, Sandi mendukung langkah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PAM Jaya yang akan memperbanyak jaringan perpipaan di Jakarta.

"Kita dorong terus PAM untuk berinvestasi, berpipanisasi dan ikut sukseskan gerakan setop memakai air tanah," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Gubernur Bahas Kondisi Air Tanah di Jakarta

Gubernur Bahas Kondisi Air Tanah di Jakarta

Kamis, 25 Januari 2018 3208

Pemprov DKI Ingatkan Pentingnya Pengelohan Air Limbah Bangunan

Gubernur Pimpin Sidak Pemanfaatan Air Tanah di Gedung Bertingkat

Senin, 12 Maret 2018 3256

Wagub Lepas Gerak Jalan Santai di Condet

Sandi Lepas Peserta Gerak Jalan Santai di Condet

Sabtu, 10 Maret 2018 2905

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 5902

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5585

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1227

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1517

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks