Program Dasa Wisma Tekan Angka Kematian Anak

Reporter : Devi Lusianawati | Editor : Rio Sandiputra | Rabu, 19 Agustus 2015 17:13 WIB | Dibaca 3031 kali
Program Dasa Wisma Tekan Angka Kematian Anak (Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat ingin program Dasa Wisma di DKI bisa lebih aktif. Sebab program tersebut dapat menekan angka kematian anak, dan meningkatkan kualitas generasi penerus di Jakarta lebih baik.

" Kalau mau menyelamatkan anak-anak dan keluarga kita, Dasa Wisma harus dibangkitkan kembali"

"Kalau mau menyelamatkan anak-anak dan keluarga kita, Dasa Wisma harus dibangkitkan kembali," ujar Djarot, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (19/8).

Menurut Djarot, Dasa Wisma merupakan salah satu bagian dari masyarakat yang bisa diberdayakan menyampaikan program pemerintah. Baik dari masalah peningkatan gizi anak, kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan anak dari kekerasan. "Jadi nanti terintegrasi dengan program yang ada di PKK. Kan ada juga pemeliharaan kesehatan anak rutin di Posyandu," ucapnya.

Untuk itu, lanjut Djarot, diperlukan peran dari seluruh elemen masyarakat dan juga pemerintah. Karena Dasa Wisma tidak akan bisa menjalankan program dengan maksimal jika tidak didukung pihak lain. "Seperti di apartemen dan rusun itukan agak sulit. Langkah Pemprov adalah menggandeng RT dan RW, serta mengaktifkan peran PKK dan organisasi yang ada disitu," tandas Djarot.

Dasa Wisma adalah kelompok ibu yang berasal dari 10 kepala keluarga (KK) yang biasanya rumah mereka bertetangga. Tujuan kelompok Dasa Wisma ini adalah membantu kelancaran tugas-tugas pokok dan program PKK. Kegiatannya diarahkan pada peningkatan kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

TOP