Relawan Kesehatan Indonesia: Inovasi RSUD Tarakan Bisa Dicontoh

Reporter : Folmer | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 27 November 2020 19:22 WIB | Dibaca 1289 kali
Relawan Kesehatan Indonesia: Inovasi RSUD Tarakan Bisa Dicontoh (Foto : / Beritajakarta.id)

Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia mengapresiasi keberhasilan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan yang berhasil meraih penghargaan sebagai Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) RI. 

" Memberikan treatment khusus"

Ketua Nasional Relawan Kesehatan Indonesia, Agung Nugroho mengatakan, dengan penghargaan tersebut, RSUD Tarakan mampu menunjukkan Jakarta kembali mampu tampil sebagai barometer.

"Adanya inovasi ruang khusus untuk layanan terpadu kekerasan perempuan dan anak ini bisa dicontoh fasilitas kesehatan lainnya. Pasalnya, ini sudah sepatutnya ada untuk memberikan treatment khusus," ujarnya, Kamis (27/11).

Agung juga mengapresiasi upaya sungguh-sungguh dari Pemprov DKI Jakarta menjadikan Ibukota sebagai Kota Layak Anak. Tidak kalah penting adalah komitmen untuk terus mengedukasi masyarakat agar jangan sampai melakukan tindak kekerasan kepada perempuan dan anak.

"Selamat kepada RSUD Tarakan, Dinas Kesehatan dan Pemprov DKI. Terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, Kolektif Pimpinan Wilayah Rekan Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan juga mengapresiasi penghargaan yang diraih manajemen RSUD Tarakan sebagai top 45 inovasi layanan publik dari program layanan  Bunga Tanjung.  

"Program layanan Bunga Tanjung merupakan pusat layanan terpadu kekerasan perempuan dan anak. Ini layanan publik yang inovatif sehingga layak meraih penghargaan," terangnya.

Tian menjelaskan, perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan sejauh ini belum dapat dilayani menggunakan program BPJS. 

"Adanya layanan Bunga Tanjung di RSUD Tarakan memungkinkan korban kekerasan dapat ditangani secara baik," ucapnya. 

Untuk itu, sambung Tian, KPW Rekan Indonesia Provinsi DKI Jakarta  mendorong layanan serupa dapat diselenggarakan di RSUD lainnya milik Pemprov DKI Jakarta. 

"Kami berharap semua RSUD di DKI Jakarta bisa menerapkan layanan publik serupa seperti di RSUD Tarakan," imbuhnya. 

Sebelumnya, Direktur Utama RSUD Tarakan, Dian Ekowati merasa bersyukur program layanan Bunga Tanjung yang menjadi pusat pelayanan terpadu kekerasan perempuan dan anak di RSUD Tarakan terpilih sebagai salah satu Top 45 Inovasi Pelayanan Publik.   

"Penghargaan ini jadi kebanggaan Pemprov DKI Jakarta dalam inovasi pelayanan publik," kata Dian.

Ia menambahkan, pusat pelayanan terpadu kekerasan perempuan dan anak di RSUD Tarakan ini merupakan pertama di Indonesia yang memberikan layanan komprehensif kepada masyarakat.

"Layanan yang diberi nama Bunga Tanjung ini merupakan hasil kolaborasi RSUD Tarakan, Polda Metro Jaya, Unit Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Jakarta Siaga 112 dan Ambulans Siaga Darurat," pungkasnya.

TOP