Jaksinema, Bioskop Rakyat Wujudkan Kota Sinema

Oleh :

Reza Pratama Putra

Minggu, 13 September 2026 | 199

Hampir setiap orang tahu bioskop adalah tempat umum untuk menonton film layar lebar dengan sistem proyeksi digital serba modern. Namun jauh sebelum menjadi bagian gaya hidup, bioskop telah melewati perjalanan panjang. Di balik layar yang menyala dan deretan kursi penonton, tersimpan sejarah tentang bagaimana manusia menemukan cara baru untuk bercerita, menghibur, sekaligus merekam kehidupan lewat gambar bergerak.

Pada mulanya, bioskop tidak dirancang sebagai tempat hiburan mewah, melainkan untuk memutar film dokumenter. Sejarahnya berawal dari penayangan film komersial pertama di dunia karya Louis dan Auguste Lumière di Grand Cafe Paris pada 28 Desember 1895. Film itu diproyeksikan dengan alat bernama Cinematographe. Hingga pada 1905 di Pittsburgh, Amerika Serikat, lahirlah bioskop pertama di dunia yang didirikan Harry Davis dan John Harris. Bioskop bernama Nickelodeon ini menayangkan film pendek bisu berdurasi 15-20 menit di layar sederhana dari sprei putih.

Di Indonesia, bioskop pertama berdiri Desember 1900 di Jl. Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Harga karcis kelas I dua gulden perak, dan kelas II setengah perak. Seiring waktu, bioskop mulai dikenal luas. Perusahaan pengelola berlomba mengembangkan fasilitas dan menambah jumlah studio agar menjangkau seluruh wilayah. Dengan tarif tiket Rp45 ribu hingga Rp60 ribu dan larangan membawa makanan dari luar, bioskop perlahan jadi hiburan yang terbatas untuk sebagian kalangan. Melalui celah itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan bioskop yang terjangkau untuk warganya yang dinamai Jaksinema, bioskop rakyat di kawasan Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan.

Kehadiran Jaksinema merupakan upaya menghadirkan hiburan rakyat yang murah dan terjangkau. Dengan tiket Rp15 ribu pada Senin-Jumat dan Rp20 ribu pada Sabtu-Minggu, Jaksinema menjadi alternatif hiburan kompetitif bagi warga. Bioskop berkapasitas 43 kursi ini berada satu kawasan dengan minimarket Jakmart, sehingga pengunjung bisa membeli makanan dan minuman murah. Jaksinema buka setiap hari pukul 11.00-20.00 dengan lima film yang tayang setiap hari. Pemesanan tiket juga sudah bisa dilakukan lewat platform Layardigi.com dan pembayaran digital QRIS.