Di Indonesia, bioskop pertama berdiri Desember 1900 di Jl. Tanah Abang I, Jakarta Pusat. Harga karcis kelas I dua gulden perak, dan kelas II setengah perak. Seiring waktu, bioskop mulai dikenal luas. Perusahaan pengelola berlomba mengembangkan fasilitas dan menambah jumlah studio agar menjangkau seluruh wilayah. Dengan tarif tiket Rp45 ribu hingga Rp60 ribu dan larangan membawa makanan dari luar, bioskop perlahan jadi hiburan yang terbatas untuk sebagian kalangan. Melalui celah itu, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan bioskop yang terjangkau untuk warganya yang dinamai Jaksinema, bioskop rakyat di kawasan Rusunawa Pasar Rumput, Jakarta Selatan.