Cagar Budaya Masjid Al Alam Rawan Ambruk

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Widodo Bogiarto | Kamis, 13 Maret 2014 14:06 WIB | Dibaca 2984 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diminta turun tangan membantu perawatan salah satu cagar budaya, Masjid Al Alam yang terletak di  RT 09/01 Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Sebab, kondisi masjid yang dibangun pada tahun 1527 tersebut kini justru memprihatinkan, dimana beberapa bagiannya terlihat keropos. Bahkan, beberapa bangunannya juga harus ditopang menggunakan kayu.

Masjid Al Alam sendiri merupakan masjid tua bergaya tradisional dengan bentuk atap limasan, tumpang dua dan atapnya terbuat dari genteng. Denah bangunannya berbentuk empat persegi berukuran 12 x 12 meter menghadap ke selatan, dengan pintu masuk ruang utama di sisi selatan dan timur.

Secara umum, masjid yang pertama kali dipugar pada tahun 1970 ini terlihat baik. Namun, bila dicermati, dibeberapa bagian yang terbuat dari kayu terlihat keropos dan rusak. Beberapa jeruji jendela yang terbuat dari kayu juga patah. Yang paling mengkhawatirkan, salah satu tiang penyangga di bagian selatan masjid harus disangga balok kayu agar tidak roboh.

Salah seorang pengurus Masjid, Kusnadi (46) mengatakan, karena masjid termasuk dalam cagar budaya pihaknya tidak berani melakukan perbaikan sendiri. Oleh karena itu, secara tertulis sejak November 2013 lalu, pengurus sudah mengajukan rehabilitasi ke Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara.

"Sebenarnya kita malu melihat kondisi masjid seperti ini. Tapi kalau kita mau benerin sendiri takut kena pidana, karena bangunan ini termasuk cagar budaya," katanya, Kamis (13/3).

Selain keroposnya beberapa bagian kayu yang ada di bangunan utama, kerusakan juga terdapat di bagian pendopo yang tepat berada di sebelah masjid. Keadaan bangunan pendopo pun mengalami kemiringan karena penurunan muka tanah.

"Kita cat sih setiap tahun, tapi kalau renovasi terakhir tiga tahunan lalu. Kalau bisa segera diperbaiki, jangan sampai ada jamaah atau peziarah yang menjadi korban karena bangunan roboh," harapnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Utara, Sahat Sitorus mengakui, sudah mendapat laporan terkait kondisi Masjid Al Alam yang keropos dan rawan roboh. Bahkan Seksi Sarana dan Prasana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta sudah melakukan peninjauan ke lokasi.

"Kita sudah usulkan agar diperbaiki. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa direalisasikan," tandasnya.

""