Pembangunan Masjid Raya Ditarget Rampung Dua Tahun

Reporter : Erna Martiyanti | Editor : Lopi Kasim | Jumat, 07 Maret 2014 20:11 WIB | Dibaca 4319 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)
Pemprov DKI Jakarta segera memulai pembangunan masjid raya di ibu kota. Rencananya, pembangunan masjid raya dimulai pada pertengahan tahun ini. Untuk membedakan dengan daerah lain, masjid raya yang akan dibangun di Jl Daan Mogot RT 01/14, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng ini akan dibangun dengan ornamen khas Betawi. 

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pihaknya akan mempercepat pembangunan masjid raya tersebut. Masjid tersebut akan dibangun di atas lahan seluas tiga hektare dan masih satu area dengan rumah susun sewa (rusunawa) Daan Mogot.  "Rusunnya selesai Juni atau Juli tahun ini. Setelah itu masjid raya-nya kita bangun, gede banget masjidnya. Di depan luas lahannya sampai 3 hektare," ujar Jokowi saat meninjau lokasi pembangunan Rusunawa Daan Mogot, Jumat (7/3).

Dikatakan Jokowi, pihaknya sengaja menonjolkan ornamen Betawi untuk menandakan lokasi masjid tersebut berada di ibu kota. Selain ornamen Betawi, masjid raya juga akan dipadukan dengan desain bangunan khas Timur Tengah. "Pokoknya nanti kalau sudah jadi keren banget. Desain masjid ini kita dapat dari hasil sayembara," kata Jokowi.

Pihhaknya, kata Jokowi, menargetkan pembangunan masjid raya akan rampung dalam dua tahun ke depan. Masjid raya ini nantinya dapat menampung hingga 2.000 jamaah. "Kita maunya cepat, paling lama masjid raya ini harus rampung dua tahun, supaya bisa segera dimanfaatkan untuk kepentingan dakwah," ucap Jokowi.

Jokowi pun berharap, dengan dibangunnya masjid raya itu, dapat membuat Jakarta sebagai kota yang relegius dan menambah semangat dakwah Islam di ibu kota. "Di Jakarta Utara sudah ada Islamic Center. Sekarang kita bangun lagi masjid raya di Jakarta Barat. Di Jakarta harus ada keseimbangan. Urus ekonomi, religius harus dipikirkan. Kota yang sehat harus ada keseimbangan. Jangan kota hanya urusan ekonomi, bangun mal saja, kering kota itu," tegas Jokowi.

Ditambahkan Jokowi, dirinya belum mempersiapkan nama masjid raya tersebut. Masjid ini akan menjadi masjid terbesar kedua di Jakarta setelah masjid Istiqlal. "Namanya ya belum. Lah wong jadi saja belum, sudah mikirin nama. Jadi dulu masjidnya, baru nanti dikasih nama," tandas  Jokowi.

""