Warga Apresiasi Layanan Jemput Bola Sudin Dukcapil Jaktim

Reporter : Nurito | Editor : F. Ekodhanto Purba | Kamis, 16 Januari 2020 17:27 WIB | Dibaca 1247 kali
Warga Apresiasi Layanan Jemput Bola Sudin Dukcapil Jaktim (Foto : Nurito / Beritajakarta.id)

Selain menyebabkan rusaknya barang-barang elektronik dan kerugian materi, banjir yang melanda kawasan Jabodetabek beberapa waktu lalu juga menyebabkan rusak atau hilangnya dokumen administrasi kependudukan milik warga.

"Layanan ini untuk membantu warga terdampak banjir, "

Atas dasar itu, Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta pun langsung sigap dengan menggelar layanan jemput bola ke lokasi-lokasi terdampak banjir membuka pelayanan dokumen administrasi kependudukan.

Arief Hidayat (34), salah seorang warga RW 03 Cipinang Melayu mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi adanya layanan jemput bola yang dilakukan oleh Sudin Dukcapil Jakarta Timur. Ia sendiri belum sempat mendatangi kantor kelurahan untuk mengurus KTP dan KK-nya yang hilang karena banjir.

"Alhamdulillah persoalan administrasi kependudukan saya sudah dibantu dan selesai dicetak ulang, terima kasih," ujarnya, Kamis (16/1).

Kasi Pendaftaran, Sudin Dukcapil Jakarta Timur, Puji Yanti mengatakan, layanan KTP mobile ini merupakan bagian dari layanan jemput bola kepada warga terdampak banjir di RW 03 Cipinang Melayu, Makasar.

"Layanan ini untuk membantu warga terdampak banjir dalam memperbaiki atau mengganti administrasi kependudukannya yang hilang dan rusak," tuturnya.

Ia menjelaskan, dalam pelayanan kali ini pihaknya telah melayani 153 warga yang KTP, KK, KIA, akta lahir dan administrasi kependudukan lainnya rusak dan hilang karena banjir.

Rinciannya, konsultasi 17 orang, permohonan KTP 63 orang, permohonan KK 24 orang, akta lahir 35 orang, KIA 13 orang dan akta nikah sipil satu orang.

Ia menjelaskan, untuk KTP dari jumlah pemohon sebanyak 63 orang, 31 di antaranya telah dicetak langsung dan diberikan ke warga. Kemudian untuk KK dari jumlah 24 pemohon, 11 di antaranya juga sudah tercetak dan didistribusikan.

"Sedangkan untuk KIA, dari 13 pemohon, delapan di antaranya sudah dicetak dan dibagikan, sisanya dalam proses penerbitan dan targetnya pekan ini sudah tercetak seluruhnya," tandasnya.

TOP