Wali Kota Jaksel dan TGUPP Tinjau Lokasi Penunjang Data Center Urban Farming 4.0

Reporter : Rezki Apriliya Iskandar | Editor : Budhy Tristanto | Kamis, 03 Oktober 2019 18:25 WIB | Dibaca 4912 kali
Wali Kota Jaksel dan TGUPP Tinjau Lokasi Penunjang Data Center Urban Farming 4.0 (Foto : Rezki Apriliya Iskandar / Beritajakarta.id)

Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali, bersama Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi DKI Jakarta, meninjau danau buatan yang berada di Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang akan digunakan sebagai penunjang data center untuk pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) 4.0 di Jaksel Farm.

" Pemanfaatan danau di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini akan dijadika  pilot project pembangunan data center untuk cloud service data Urban Farming 4.0.,"

Marullah mengatakan, rencananya danau buatan yang dikelola Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan ini akan dijadikan tempat untuk menyimpan mesin data center.

"Saya bersama teman-teman dari TGUPP DKI meninjau lokasi yang berpotensi dijadikan tempat penyimpanan mesin data center di dalam air. Kalau nanti data-datanya memadai dan hasil verifikasi lapangan juga bagus, mungkin kita (Jakarta Selatan) bisa jadi wilayah pertama di Jakarta yang menggunakan itu," ujar Marullah, Kamis (3/10).

Menurut Marullah, danau buatan ini memiliki potensi untuk menyimpan mesin data center karena pasokan airnya permanen. Walau sedang puncak musim panas seperti saat ini, pasokan airnya tetap ada.

Idhan, dari TGUPP Provinsi DKI Jakarta Bidang Respons Strategis menambahkan, pemanfaatan air danau sebagai penunjang data center untuk pengembangan pertanian perkotaan (urban farming) 4.0 di Jaksel Farm sejalan dengan program penghematan energi dan kreativitas pengurangan konsumsi listrik yang diusung Gubernur Anies Baswedan.

"Pemanfaatan danau di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan ini akan dijadikan pilot project pembangunan data center untuk cloud service data Urban Farming 4.0. Fungsi air danau dalam hal ini adalah untuk penghematan energi listrik, sebagai pendingin server yang akan dimasukkan ke dalam danau," ujar Idhan.

Setelah melakukan survei hari ini, lanjut Idhan, pihaknya dalam waktu tiga hingga enam bulan ke depan akan mengkaji lagi dan melakukan studi kelayakan.

"Ini salah satu terobosan yang perlu kita dukung. Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan dan menjadi salah satu terobosan untuk masyarakat Jakarta," tandasnya.

TOP