Puskesmas Kembangan Luncurkan Pelayanan Cegah Hipertensi

Reporter : Folmer | Editor : Budhy Tristanto | Kamis, 11 Juli 2019 14:15 WIB | Dibaca 926 kali
Puskesmas Kembangan Luncurkan Pelayanan Cegah Hipertensi (Foto : Folmer / Beritajakarta.id)

Puskesmas dan Kecamatan Kembangan meluncurkan pelayanan laskar peduli dan aplikasi monitoring hipertensi di RPTRA Mahkota, Kelurahan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat.

" Pembentukan laskar peduli dan peluncuran aplikasi monitoring bertujuan menekan angka penyakit hipertensi di Kembangan,"

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Administrasi Jakarta Barat, Amin Haji mengatakan, pembentukan laskar peduli yang memiliki anggota yakni tim PKK dan tokoh masyarakat Kelurahan Meruya Selatan merupakan gerakan untuk membebaskan penyakit hipertensi di masyarakat.

"Ini merupakan inovasi layanan yang diluncurkan oleh aparatur Kecamatan dan Puskesmas Kecamatan Kembangan," ujar Amin Haji, Kamis (11/7).

Ia mengungkapkan, dibentuknya laskar peduli  yang beranggotakan ibu-ibu PKK dan tokoh masyarakat ini bertujuan membebaskan masyarakat dari bahaya penyakit hipertensi. Sebab, penyakit hipertensi yang dialami sejumlah warga saat ini  tidak memandang usia.

"Kami mengapresiasi karena mereka yang tergabung di dalam laskar ini tidak menerima upah, namun mengabdikan diri membantu guna mengingatkan warga akan bahaya penyakit hipertensi," katanya.

Camat Kembangan, Agus Ramdani menjelaskan, pihaknya akan membentuk laskar serupa di seluruh kelurahan se-Kecamatan Kembangan.

"Pembentukan laskar peduli dan peluncuran aplikasi monitoring bertujuan menekan angka penyakit hipertensi di Kembangan," jelasnya.

Ia menuturkan, inovasi pelayanan ini sejalan dengan visi dan misi Gubernur DKI Jakarta yakni maju kotanya, bahagia warganya.

"Anggota laskar peduli yang telah dilatih oleh tim medis Puskesmas Kecamatan Kembangan akan mengingatkan warga yang memiliki riwayat hipertensi untuk menerapkan pola hidup sehat dan rajin memeriksakan kesehatan," tuturnya.

Kepala Puskesmas Kembangan, Leni Ariyani menambahkan, tim medis dan anggota laskar Peduli Hipertensi akan memonitor warga yang memiliki riwayat penyakit hipertensi di lingkungan tempat tinggalnya.

"Anggota laskar juga akan mengingatkan warga menerapkan pola hidup sehat dan mengingatkan berobat rutin sehingga tidak menimbulkan penyakit lain akibat hipertensi yang diderita," tandasnya. 

TOP