Fasilitasi Seniman, Disparbud Gelar Pentas Seni

Reporter : Andry | Editor : Agustian Anas | Senin, 15 Desember 2014 17:35 WIB | Dibaca 5526 kali
(Foto : Andry / Beritajakarta.id)

Untuk memberikan ruang kepada para seniman yang belum berkembang menjadi profesional dan memberi apresiasi kepada komunitas seni, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta menggelar kegiatan bertajuk Pengembangan Komunitas Berbasis Seni Budaya.

" Kami ingin menggagas kegiatan seni yang secara spesifik dapat mengembangkan para seniman agar lebih berkembang secara profesional sekaligus juga memberi apresiasi ke komunitas seni melalui acara ini"

Sebanyak 20 komunitas seni akan menampilkan 10 pertunjukan seni tari, musik, teater baik tradisional maupun modern, di panggung teater Bhieneka Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mulai 15-17 Desember.

Kepala Seksi ‎Komunitas Bidang Pemberdayaan Masyarakat Disparbud DKI, Rus Suharto, mengatakan, di ibu kota banyak pelaku seni menarik dan unik namum belum mendapatkan tempat menjadi seniman profesional. Atas dasar itulah, pihaknya berupaya memfasilitasi para seniman yang kurang muncul ke permukaan melalui acara pertunjukan ini.

"Kami ingin menggagas kegiatan seni yang secara spesifik dapat mengembangkan para seniman agar lebih berkembang secara profesional sekaligus juga memberi apresiasi ke komunitas seni melalui acara ini," ujarnya, di Balaikota, Senin (15/12).

Ia berharap, pagelaran Komunitas Berbasis Seni Budaya ini akan menjadi tontonan yang menarik dan menghibur masyarakat dengan pertunjukan berkualitas dan mendidik. Acara pentas seni ini akan dimulai sejak pukul 14.00-21 00 WIB dan pengunjung tidak dipungut biaya alias gratis.

"Kami menargetkan 3.000 pengunjung. Kami optimis acara bakal semarak karena pengunjung tidak dipungut biaya," katanya.

‎Selain para pelaku seni yang tergabung dalam komunitas, kata Rus, acara ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan sejumlah artis ibu kota seperti Pongky Jikustik, Kikan Namira Band, dan lainnya.

"Nanti juga akan ditampilkan atraksi permainan tradisional Indonesia dari Komunitas Gasing‎ dan pertunjukan musik Cina Shanghai dari Komunitas Nangfeng," ungtkapnya.