Siswa SD-SMP Manfaatkan RPTRA Amiterdam untuk Belajar Kelompok

Reporter : Suparni | Editor : F. Ekodhanto Purba | Rabu, 10 April 2019 10:49 WIB | Dibaca 543 kali
Siswa SD-SMP Manfaatkan RPTRA Amiterdam untuk Belajar Kelompok (Foto : Suparni / Beritajakarta.id)

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Amiterdam, memanfaatkan jam belajar malam yang diberlakukan oleh Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan untuk kegiatan belajar kelompok bagi siswa, baik SD maupun SMP. 

" Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok"

Pemberlakuan jam belajar malam dari pukul 19.00-21.00 tersebut mendapat respon positif dari siswa dan orang tua di Pulau Untung Jawa.

Surni, salah satu pengelola RPTRA Amiterdam, Pulau Untung Jawa mengatakan, pihak RPTRA memanfaatkan kebijakan ini dengan mengadakan belajar kelompok bagi siswa sejak 2015 lalu. Hasilnya, puluhan siswa tingkat SD dan SMP ikut belajar kelompok di RPTRA pada jam belajar malam.

"Dari yang awalnya lima orang kini sudah mencapai 20 orang siswa yang ikut belajar kelompok," ujarnya, Rabu (9/4).

Menurutnya, metode yang dijalankan dalam belajar kelompok itu adalah dengan membantu siswa dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah (PR). Selanjutnya, berdiskusi dan bertukar informasi terkait mata pelajaran serta ilmu pengetahuan.

Terkait hal itu, Khodijah (28), salah satu orang tua siswa yang ikut dalam belajar kelompok mengatakan, ikut senang dengan adanya pemberlakukan jam belajar malam ditambah dengan adanya kelompok belajar di RPTRA.

"Sangat membantu bagi perkembangan ilmu dan pengetahuan anak saya," katanya.

Sementara itu, Lurah Pulau Untung Jawa, Supiyadi menambahkan, pemberlakukan jam belajar malam di Pulau Untung Jawa sejak 2015 lalu saat banyak anak-anak mengantre dari sore hingga malam hari di depan kelurahan dan RPTRA untuk memanfaatkan jaringan wifi yang dipasang Sudin Kominfotik.

Sejak saat itu pula jaringan wifi di Pulau Untung Jawa dimatikan jika memasuki jam belajar malam pukul 19.00-21.00 agar anak-anak belajar di rumah, namun sekarang wifi sudah hidup 24 jam. Sekarang, orang tua dengan kesadarannya sendiri akan melarang anak-anaknya bermain pada saat jam belajar malam.

"Alhamdulillah, hingga kini jam belajar malam masih berlaku," tandasnya.

TOP