Warga Marunda Manfaatkan Barang Bekas Jadi Suvenir

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Rabu, 03 April 2019 17:45 WIB | Dibaca 514 kali
Warga Marunda Manfaatkan Barang Bekas Jadi Suvenir (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Warga RW 07 Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Safei dan Sudirman, memanfaatkan barang bekas menjadi suvenir ondel-ondel dan kerajinan lain. 

"Selain ondel-ondel, saya juga bikin gantungan kunci, bando, topeng, pajangan, gelas, pensil dan hiasan kapal phinisi, "

Safei menerangkan, usahanya memanfaatkan seperti kain bekas, bambu dan botol itu dimulai sejak tiga tahun lalu. Kreativitas itu diawali dari niat memanfaatkan banyaknya barang bekas di sekitar tempat tinggalnya di Kampung Marunda Kepu.

"Selain ondel-ondel, saya juga bikin gantungan kunci, bando, topeng, pajangan, gelas, pensil dan hiasan kapal phinisi. Untuk setiap produk suvenir dijual dengan harga mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 100 ribu, " ujarnya,  Rabu (3/4). 

Khusus untuk ondel-ondel, Safei biasa membuat dengan ukuran mulai dari tinggi 10 sentimeter hingga yang besar ukuran dua meter. Untuk setiap produk ondel-ondel, ia mengaku membanderolnya dengan harga yang relatif terjangkau.

"Untuk ondel-ondel ukuran paling kecil tinggi 10 sentimeter itu kita banderol Rp 35 ribu. Sedangkan paling besar tinggi dua meter antara Rp 7-9 juta," ungkap Safei. 

Ia melanjutkan proses pembuatan ondel-ondel kecil hanya memakan waktu beberapa jam. Sedangkan ondel-ondel ukuran besar yang biasa di pajang di gedung perkantoran bisa memakan waktu hingga sepekan, tergantung tingkat kesulitan pesanan.

Proses pembuatan ondel-ondel hampir seluruhnya menggunakan material barang bekas seperti sisa kain, bambu ataupun fiberglass. Sebagai nama jual, mereka menggunakan SS Kreasi dari singkatan nama keduanya, Safei dan Sudirman.

Selama ini, mereka mengaku baru memasarkan produk melalui berbagai pameran dan akun media sosial. Setiap bulan penghasilan dari penjualan produk SS Kreasi bisa mencapai Rp 3 juta.

"Kalau tidak ada acara, setiap hari libur kita pamerkan di Kawasan Rumah Si Pitung. Konsumennya tidak hanya dari Jakarta, ada yang dari Karawang hingga Banten," tandasnya. 

TOP