Jak Lingko Disosialisasikan di Jakarta Creative Hub

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Senin, 10 Desember 2018 16:40 WIB | Dibaca 1220 kali
Jak Lingko Disosialisasikan di Jakarta Creative Hub (Foto : Aldi Geri Lumban Tobing / Beritajakarta.id)

Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) DKI Jakarta bersama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menggelar sosialisasi bertajuk "Jak Lingko untuk Jakarta" di Jakarta Creative Hub, Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai 10-11 Desember 2018 pukul 11.00 hingga 18.00.

" Kita ingin menjadi percontohan"

Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut memamerkan desain logo dan identitas visual karya

kreatif dari 10 finalis sayembara logo Jak Lingko, termasuk Melvin Santoso yang berhasil menjadi

pemenang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, dipilihnya Jakarta Creative Hub sebagai tempat dilaksanakannya pameran ini karena menjadi representasi industri kreatif di bidang komunikasi desain visual.

"Kita ingin menjadi percontohan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif dengan melibatkan berbagai komunitas," ujarnya, Senin (10/12).

Sementara, Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT Transjakarta, Ahmad Izzul Waro menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan branding Jak Lingko. Masyarakat yang datang bisa bertanya langsung mengenai filosofi, desain hingga integrasi moda transportasi massal Jak Lingko.

"Selain pameran, dalam acara ini juga ada sharing session, dan pemutaran video tentang sejarah Jak Lingko. Banyak informasi yang bisa didapat dan gratis," ungkapnya.

Izzul menambahkan, Jak Lingko merupakan sistem integrasi antarmoda yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai kelanjutan dari program OK OTrip. Sebagai langkah memperkuat branding Jak Lingko, Pemprov DKI menggelar sayembara yang diikuti 126 peserta.

"Sebelum menentukan pemenang, kita pilih 10 karya terbaik dengan melihat beberapa kriteria seperti, konsep, holistiknya, visibilitas, aplikasi, dan keunikan. Kami ingin kegiatan ini menjadi bagian penting sosialisasi kepada masyarakat," tandasnya.

TOP