Pemprov DKI Beri Penghargaan Bagi Masyarakat Peduli Lingkungan

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Selasa, 27 November 2018 16:50 WIB | Dibaca 1385 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada masyarakat, baik individu, sekolah, maupun perusahaan yang telah melakukan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan.

" Saya menyampaikan apresiasi kepada semua yang sudah berkontribusi menjaga dan merawat lingkungan"

Penghargaan Masyarakat Peduli Lingkungan tersebut terbagi dalam enam kategori masing-masing yakni, Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi, Program Kampung Iklim, Kalpataru, Pengelola Bank Sampah, Program Jakarta Tanpa Kantong Plastik, dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, kelestarian lingkungan perlu terus dijaga agar juga bisa dirasakan dan dinikmati oleh generasi mendatang.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada semua yang sudah berkontribusi menjaga dan merawat lingkungan. Sehingga, Jakarta menjadi tempat yang bersih, indah, dan nyaman," ujarnya, saat acara Apresiasi Masyarakat Peduli Lingkungan, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (27/11).

Menurut Anies, kepedulian terhadap lingkungan perlu dibiasakan sejak usia dini, bukan sekadar diajarkan, agar anak-anak betul-betul dapat mengimplementasikan dalam keseharian. Pasalnya, pekerjaan merawat harus menjadi kebiasaan karena perlu dilakukan terus-menerus.

"Saya berharap dari sekolah-sekolah yang medapatkan penghargaan hari ini akan muncul champion-champion yang bisa membawa perubahan," terangnya.

Anies menjelaskan, saat ini produksi sampah di Jakarta telah mencapai 7.000 hingga 8.000 ton per hari. Untuk itu, diperlukan penanganan sampah-sampah sejak dari rumah tangga, dan Bank Sampah memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan sampah.

"Secara khusus, saya juga memberikan apresiasi kepada bapak dan ibu yang sudah mampu mengelola sampah dengan baik," ungkapnya.

Anies menambahkan, tidak kalah penting dalam upaya merawat lingkungan di Jakarta adalah menjaga kelestarian air tanah. Masyarakat diharapkan bisa ikut andil dengan mengkondisikan agar air hujan masuk ke dalam tanah, tidak langsung dialirkan menuju saluran-saluran mikro yang bermuara ke sungai dan akhirnya ke laut.

Untuk diketahui, penghargaan kategori Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi diberikan kepada 24 sekolah terdiri dari, SD Negeri Wijaya Kusuma 05, Jakarta Barat; SD Negeri Gedong 05 Pagi, Jakarta Timur; SD Negeri Kelapa Dua Wetan 06, Jakarta Timur; SD Negeri Tomang 08, Jakarta Barat; SD Negeri Kebon Bawang 05, Jakarta Utara; SD Negeri Kebon Jeruk 08, Jakarta Barat; SD Negeri Slipi 07, Jakarta Barat; SD Negeri Cengkareng Timur 21, Jakarta Barat.

Kemudian, SD Negeri Palmerah 25, Jakarta Barat; SD Negeri Sunter Agung 05, Jakarta Utara; SD Negeri Sunter Jaya 09, Jakarta Utara; SD Negeri Semper Barat 13, Jakarta Utara; SD Negeri Kelapa Dua Wetan 03, Jakarta Timur; SD Negeri Lagoa 11, Jakarta Utara; SD Negeri Jelambar 03, Jakarta Barat; SD Negeri Pulau Kelapa 02 Pagi, Jakarta Pulau Seribu; dan SD Strada Wiyatasana, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, SMP Negeri 121, Jakarta Utara; SMA Negeri 65, Jakarta Barat; SMA Negeri 95, Jakarta Barat; SMK Negeri 16, Jakarta Pusat; SMA Negeri 1, Jakarta Pusat; SMA Negeri 69, Jakarta Pulau Seribu; dan SMK Santa Maria, Jakarta Pusat.

Penghargaan kategori Program Kampung Iklim diberikan kepada, RW 03, Kelurahan Kelapa Gading; RW 05, Kelurahan Rawa Badak Selatan; RW 03, Kelurahan Kelapa Gading Timur; RW 04, Kelurahan Lenteng Agung; RW 03, Kelurahan Duri Kosambi; dan RW 08, Kelurahan Cilincing.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada, RW 01, Kelurahan Cideng; RW 04, Kelurahan Ciracas; RW 11, Kelurahan Marunda; RW 06, Kelurahan Gandaria Selatan; RW 09, Kelurahan Warakas; RW 08, Kelurahan Duri Kosambi; RW 02, Kelurahan Guntur; RW 02, Kelurahan Petamburan.

Kategori Kalpataru berhasil diraih oleh, Kelompok Hijau Selaras Mandiri, Kategori Penyelamat Lingkungan, Jakarta Pusat; dan Tri Sugiarti, Kategori Pembina Lingkungan, Jakarta Selatan.

Untuk penghargaan kategori Pengelola Bank Sampah diberikan kepada, Pengelola Bank Sampah Karya Peduli, Jakarta Utara; Pengelola Bank Sampah Harapan Ibu, Jakarta Timur; dan Pengelola Bank Sampah Seruni, Jakarta Barat.

Penghargaan Program Jakarta Tanpa Kantong Belanja Plastik didapatkan oleh, Outlet Chef Tony Popcorn Indonesia, Outlet Mamma Rosy Restoran, Outlet Hotel Le Meridien Jakarta, Outlet The Body Shop Indonesia, dan Outlet Super Indo Supermarket.

Sementara, penghargaan Pengelolaan Lingkungan Hidup Tingkat Provinsi diberikan kepada 27 kegiatan usaha, terdiri dari 8 Manufaktur, 12 rumah sakit, empat Hotel, dan tiga gedung atau perkantoran.

Untuk penghargaan bidang manufaktur yaitu, PT Mulya Adhi Paramita, PT Salim Ivomas Pratama, PT. Astra Daihatsu Motor–Stamping Plant, PT Astra Honda Motor Plant 1 Sunter, PT SC Johson And Son Indonesia, PT DIC Astra Chemicals, PT Johson Home Hygiene Products, dan PT Intertek Utama Service.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada, Rumah Sakit Pusat Pertamina, RS Kanker Dharmais, RSUP Fatmawati, RS Pluit, RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, RSAB Harapan Kita, RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, RS PGI Cikini, RS Mitra Keluarga Kalideres, RS Metropolitan Medical Centre (MMC), Mayapada Hospital, dan RSUP Persahabatan.

Kemudian, Hotel Shangri-La Jakarta, Ritz Carlton Mega Kuningan, The Dharmawangsa Jakarta, Hotel Gran Mahakam. Sedangkan, untuk gedung dan perkantoran yakni, PT Summitmas Property, PT Ajinomoto Indonesia, PT. Astra Daihatsu Motor–Head Office.