Melvin Santoso Jadi Pemenang Kompetisi Logo Jak Lingko

Reporter : Aldi Geri Lumban Tobing | Editor : Toni Riyanto | Jumat, 09 November 2018 18:38 WIB | Dibaca 523 kali
(Foto : Punto Likmiardi / Beritajakarta.id)

Kompetisi Logo Integrasi Moda Transportasi Umum di DKI Jakarta, Jak Lingko, berhasil dimenangkan oleh Melvin Santoso asal Surabaya, Jawa Timur. Atas raihan prestasi tersebut Melvin berhak mendapatkan hadiah senilai Rp 100 juta yang diserahkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

" Selamat untuk Bung Malvin"

"Selamat untuk Bung Melvin, terima kasih, mudah-mudahan ini menjadi salah satu dari portofolio anda yang bisa dibanggakan. Lambang Jak Lingko ini akan selalu punya asosiasi dengan penciptanya sampai kapan pun," ujar Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (9/11).

Anies menjelaskan, terpilihnya karya dari Melvin juga menjadi penanda bahwa Jakarta terbuka bagi semua. Artinya, ketika mengikuti sayembara tidak ada persyaratan bahwa peserta harus warga Jakarta.

"Tidak ada persyaratan harus ber-KTP DKI. Kreativitas tidak dapat dibatasi dengan asal daerah, jadi siapa saja bisa ikut kompetisi ini," terangnya.

Anies menilai, Jak Lingko akan memiliki dampak yang sangat besar pada begitu banyak aspek transportasi di kota Jakarta. Adanya logo Jak Lingko akan membuat integrasi moda transportasi umum di DKI Jakarta memiliki branding dan bisa dikampanyekan bersama-sama.

"Begitu juga dari sisi penamaan. Kami ingin membawa pesan dan makna, dengan begitu ketika melihat dan mendengar namanya kita punya asosiasi," ungkapnya.

Sementara, Melvin Santoso menuturkan, logo yang didesainnya itu sangat terinspirasi dari konsep Jak Lingko yang digagas oleh Anies Baswedan. Desainnya mengadopsi bentuk sawah Lingko yang berbentuk bulat dan menyerupai jaring laba-laba.

"Saya membuat logo dengan bentuk mengarah ke enam penjuru, itu melambangkan arah integrasi dari Jak Lingko yang meliputi lima wilayah kota dan Kepulauan Seribu," tuturnya.

Ia menambahkan, untuk warna dipilih perpaduan antara wana biru dan hijau agar memunculkan kesan modern tapi juga merefleksikan sisi keramahan.

"Saya buat tiga dimensi supaya feel-nya itu lebih dinamis, brand ini selalu bergerak ke depan tidak hanya diam di tempat," tandasnya.

Untuk diketahui, sejak tahapan kompetisi dimulai pada Oktober 2018 terdapat 126 peserta. Kemudian, dipilih 10 finalis hingga akhirnya terpilih Melvin Santoso sebagai pemenang.