Sudin LH Jakut Kaji Pemindahan Depo Sampah Muara Baru

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Selasa, 23 Oktober 2018 15:56 WIB | Dibaca 983 kali
Sudin LH Jakut Kaji Pemindahan Depo Sampah Muara Baru (Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara akan memindahkan lokasi Depo Sampah Muara Baru di Jl Muara Baru Raya RW 17 Kelurahan Penjaringan ke sebuah lahan di Jl Pluit Selatan Raya. Diperkirakan, pengoperaian depo di lokasi baru itu bisa terealisasi pada tahun mendatang.

" Lokasi baru rencana di bantaran Kali Opak nggak jauh dari TPS UPK Badan Air. Luasannya sekitar 600 meter persegi "

Kepala Suku Dinas LH Jakarta Utara, Slamet Riyadi mengatakan, keberadaan depo yang lokasinya berada di tepi jalan raya ini kerap dikeluhakan warga karena memicu kemacetan dan menyebarkan bau tak sedap.  

"Lokasi baru rencana di bantaran Kali Opak nggak jauh dari TPS UPK Badan Air. Luasannya sekitar 600 meter persegi dan sudah ditinjau wakil wali kota," ujarnya, Selasa (23/10).

Dijelaskan Slamet, saat ini pihaknya tengah mematangkan kajian teknis dan sosial. Setelah seluruh hasil kajian lengkap baru akan dilakukan pembangunan depo di lokasi baru tersebut.

Bila seluruh proses sesuai rencana, diperkirakan pembangunan depo baru membutuhkan waktu satu tahun. Selama menunggu proses pembangunan depo di lokasi baru, jelas Slamet, pihaknya akan melakukan pembenahan agar sampah tidak sampai menumpuk dan menggangu lalu lintas.

"Ini kita mau rapatkan di tingkat kota. Kita perlu lakukan kajian teknis dan kepentingan masyarakat dulu," tegasnya.

Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) LH Kecamatan Penjaringan, Matsani menambahkan, depo menampung sampah dari seluruh wilayah di Kelurahan Penjaringan. Namun kenyataannya banyak juga warga dari kelurahan lain turut membuang sampah di depo tersebut sehingga kerap memicu penumpukan.

"Setiap hari sekitar 90 ton sampah. Proses pembangunan diperkirakan butuh waktu setahun. Sementara ini akan lakukan pembenahan, mungkin nanti pakai sistem full gerobak sebelum dipo ini dipindah," tandasnya.

TOP