Olahan Makanan Ikan di Kepulauan Seribu Bebas Bahan Berbahaya

Reporter : Rudi Hermawan | Editor : Rio Sandiputra | Jumat, 24 Agustus 2018 14:52 WIB | Dibaca 971 kali
(Foto : Rudi Hermawan / Beritajakarta.id)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha RI menilai produk olahan ikan di wilayah Kepulauan Seribu bebas dari bahan berbahaya. Hal tersebut berdasarkan uji lapangan.

"Tim Badan POM melihat bahwa di Kepulauan Seribu olahan ikan-ikan segar itu tidak menggunakan formalin "

"Tim Badan POM melihat bahwa di Kepulauan Seribu olahan ikan-ikan segar itu tidak menggunakan formalin," kata Dyah Sulistyorini, Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Pelaku Usaha Badan POM RI, di Pulau Pramuka, Jumat (24/8)

Menurut Dyah, itu artinya para pelaku usaha sudah benar-benar paham dan mengerti sekali bahwa ikan produksi olahan itu harus segar. Lebih lanjut diharapkan pelaku usaha makanan di Kepulauan Seribu dapat memperhatikan izin edar makanan, nomor pangan industri rumah tangga (PIRT), BPOM MD.

"Jadi ada lebel dalam kemasan makanan yang diperjual belikan. Dengan adanya itu, berati sudah meminimalisir peluang-peluang keberbahayaan sebuah pangan, dan konsumen yang membeli akan merasa lebih aman," tandasnya.