Jakut Kirim Lima Pasang Abnonku ke Lomba Tingkat Provinsi

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Senin, 13 Agustus 2018 19:43 WIB | Dibaca 641 kali
(Foto : Budhi Firmansyah Surapati / Beritajakarta.id)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, akan mengirimkan lima pasangan Abang-None Buku (Abnonku) ke lomba tingkat provinsi, September mendatang. 

"Saya harap anak muda generasi milenial dapat tumbuh menjadi generasi kreatif, inovatif, berwawasan luas dan menguasai teknologi informasi untuk memajukan Jakarta "

Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Pusip) Jakarta Utara, Bambang Chaidir mengatakan, kelima pasang Abnonku ini terpilih setelah melalui proses seleksi ketat. Dimulai dengan pendaftaran yang diikuti sebanyak 39 calon abang dan 93 calon none, mereka diseleksi menjadi 30 pasang calon Abnonku Jakarta Utara.

"Mereka diseleksi lagi menjadi 15 pasangan untuk mengikuti final. Di final ditetapkan lima pasangan untuk mewakili Jakut ke tingkat DKI," ujarnya, Senin (13/8).

Dalam babak final yang berlangsung, Sabtu (11/8) kemarin, tampil sebagai Abang Buku Jakarta Utara 2018 yaitu 

M. Ali Syaugi Alkaf (SMAN 4) sebagai pemenang pertama,  Ahmad Arif  (mahasiswa Universitas Indonesia) pemenang kedua, Oksa Pradana Nurma (siswa SMKN 4) pemenang ketiga, Adrianus Edward (siswa SMK Yappenda) pemenang keempat dan Muhamad Ramadan (mahasiswa Universitas Pasundan Bandung) pemenang kelima.

Sedangkan None Buku Jakarta Utara 2018 yang terpilih adalah Nandita (mahasiswi Universitas Negeri Jakarta) sebagai pemenang pertama, Vivi Tri Meidiani (siswi SMAN 13) pemenang kedua, Mia Amila Yuzakky (mahasiswi Poltekkes Kemenkes Jakarta III) pemenang ketiga, lalu pemenang keempat diraih Widia Triasih Laraswaty (mahasiswi Universitas Indonesia) dan Karina Larasati (siswi SMAN 52) pemenang kelima.

Wali Kota Jakarta Utara, Syamsudin Lologau berharap, Abnonku yang terpilih ini bisa membangun sekaligus mengembangkan budaya dan menularkan semangat membaca kepada masyarakat dan juga memberdayakan perpustakaan.

"Saya harap anak muda generasi milenial dapat tumbuh menjadi generasi kreatif, inovatif, berwawasan luas dan menguasai teknologi informasi untuk memajukan Jakarta," tandasnya.