Bima Arya Serah Terimakan Penghargaan OPCC dan We Love Cities Kepada Anies

Reporter : Mustaqim Amna | Editor : Toni Riyanto | Kamis, 19 Juli 2018 21:32 WIB | Dibaca 479 kali
(Foto : Mustaqim Amna / Beritajakarta.id)

Penghargaan One Planet City Challenge (OPCC) dan We Love Cities Tahun 2018 diserahterimakan dari Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

" ahun ini dengan bangga kami menyerahkan penghargaan ini kepada Provinsi DKI Jakarta"

Provinsi DKI Jakarta berhasil menjadi yang terbaik setelah berkompetisi dengan 50 kota finalis dari 21 negara untuk meraih penghargaan bergengsi dari World Wide Fund for Nature (WWF).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menuturkan, penghargaan ini menjadi indikator jika warga semakin memiliki rasa memiliki dan mencintai kotanya.

"Saya lihat ada 164 ribu interaksi dari food dan statement melalui global indikator sustainable cities. Ini menjadi bukti warga Jakarta sering berinteraksi. Kalau kita we love each other, maka kita akan merasa saling memiliki satu sama lain, kota ini juga begitu," ujarnya, Kamis (19/7).

Dijelaskannya, dengan menerapkan prinsip reduce, reuse and recycle (3R) maka kota ini pun akan menjadi terasa jauh lebih baik dari yang kita rasakan.

"Kita jadikan ini sebagai bahan kampanye bahwa we love our city. Jakarta boleh bangga, this is the most lovable city on the planet today, ini sebuah prestasi tersendiri, ungkapnya.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan apresiasi kepada Provinsi DKI Jakarta atas raihan penghargaan yang sebelumnya pernah didapat Kota Bogor.

Raihan penghargaan ini, sambungnya, bermakna ikhtiar perubahan menuju kota dengan pembangunan berkelanjutan didukung dengan baik oleh warganya

"Tahun ini dengan bangga kami menyerahkan penghargaan ini kepada Provinsi DKI Jakarta. Semoga Provinsi DKI bisa lebih banyak memberikan manfaat dan bantuan bagi kota-kota di sekitarnya," tutur Bima.

Sementara, CEO WWF Indonesia, Rizal Malik menambahkan, upaya mengatasi perubahan iklim tidak dapat dilakukan di tingkat nasional saja, melainkan membutuhkan partisipasi yang lebih aktif di tingkat perkotaan.

“Tantangan yang kita hadapi dalam memerangi perubahan iklim, menjaga ekosistem dan sumber daya alam tidak mengenal batas. Jakarta adalah contoh inspiratif sebuah kota yang menanggapi tantangan ini dengan serius”, tandasnya.