Komisi E dan SKPD Bahas Program Prioritas Pembangunan

Reporter : Folmer | Editor : Budhy Tristanto | Rabu, 04 April 2018 22:00 WIB | Dibaca 375 kali
(Foto : Folmer / Beritajakarta.id)

Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dalam lingkup kesejahteraan rakyat (kesra), menggelar rapat kerja membahas program prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, Rabu (4/4).  

" Kita juga berkeinginan sekolah di masa mendatang fokus pada peningkatan kualitas. "

Rapat dipimpin Ketua Komisi E DPRD DKI, Syahrial, diikuti  Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat, Catur Laswanto dan jajaran SKPD terkait, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan, Dinas Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Perpustakaan dan Arsip. 

Asisten Sekretaris Daerah Bidang Kesejahteraan Rakyat DKI Jakarta, Catur Laswanto mengatakan, pihaknya bersama Komisi E membahas dan mendalami sejumlah program prioritas pembangunan di Ibukota yang harus dituntaskan, di antaranya program universal health coverage. 

"Kita juga berkeinginan sekolah di masa mendatang fokus pada peningkatan kualitas. Termasuk di antaranya sekolah dengan penerapan BLUD," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, khusus Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI, Pemprov DKI memiliki program yang fokus untuk meningkatkan minat baca masyarakat. 

"Tentunya ini perlu dukungan dewan untuk peningkatan prasarana dan sarana sehingga minat baca warga Ibukota meningkat. Masih banyak program yang dibahas yang masuk di dalam program RPJMD," ungkapnya. 

Sementara Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Syahrial mengungkapkan, pihaknya juga menyampaikan sejumlah hal yang perlu disempurnakan untuk dimasukkan ke dalam RPJMD. 

Misalnya di bidang pendidikan, Komisi E meminta instansi terkait tidak melulu memikirkan renovasi sekolah, tapi juga peningkatan kualitas sekolah. 

"Harapan kita nantinya, banyak anak anak dari luar negeri bersekolah di Ibukota," ucap Syahrial.  

Untuk bidang kesehatan, Komisi E mengingatkan tentang perlunya peningkatan kualitas pelayanan bagi warga Ibukota.