Disweeping Satpol PP, PKL Sembunyikan Dagangan

Reporter : Rudi Hermawan | Editor : Dunih | Jumat, 17 Oktober 2014 12:58 WIB | Dibaca 1717 kali
(Foto : / Beritajakarta.id)

Ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI kembali melakukan penertiban sejumlah pedagang kaki lima (PKL) liar di Kawasan Monumen Nasional (Monas) pada Jumat (17/10) pagi. Namun, PKL rupanya sudah mengetahui rencana kedatangan petugas. Bahkan, di antara pedagang kedapatan menyembunyikan barangnya di tempat yang dianggap aman.

"Kami mengerahkan 500 personel gabungan dari lima wilayah. Ada tiga truk yang berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Cakung, Jakarta Timur "

Area yang disweeping petugas salah satunya lapangan parkir IRTI Monas. Di lokasi tersebut petugas juga berhasil menemukan sejumlah barang dagangan milik PKL yang disimpan di dalam mesin pompa air dan langsung mengangkutnya ke atas truk.

"Kami mengerahkan 500 personel gabungan dari lima wilayah. Ada tiga truk yang berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke Cakung, Jakarta Timur," kata Kukuh Hadi Santoso, Kasatpol PP DKI Jakarta, Jumat (17/10).

Ia menambahkan, penertiban ini merupakan kegiatan rutin dan sekaligus untuk mensterilkan kawasan Monas. Pasalnya, Monas merupakan tempat rekreasi keluarga yang harus steril dari keberadaan PKL. Terlebih, pada Senin (20/10) akan ada konser grup band Slank untuk merayakan pelantikan Presiden Joko Widodo.

"Usai penyisiran anggota Satpol PP akan langsung ke Balaikota untuk standby, karena akan ada aksi unjuk rasa oleh massa Front Pembela Islam (FPI)," ujarnya.