DKI Berencana Bangun Jembatan Penghubung MRT dan Transjakarta

Reporter : Budhi Firmansyah Surapati | Editor : Budhy Tristanto | Jumat, 06 Oktober 2017 16:56 WIB | Dibaca 780 kali
(Foto : Reza Hapiz / Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun jembatan penghubung (sky bridge) yang mengintegrasikan Koridor 13 Transjakarta dengan Mass Rapid Transit (MRT) di Perempatan CSW, Bulungan, Blok M, Jakara Selatan.

"Kita akan gelar beauty contest mencari pihak swasta yang mau bekerja sama"

Pemprov DKI pun akan menggandeng pihak swasta dalam pembangunannya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, pihak Transjakarta dan PT MRT sudah membahas dan menyusun desain Sky Bridge sepanjang 125 meter dengan ketinggian enam  meter. 

"Perkiraannya membutuhkan anggaran sekitar Rp 8 milliar. Kalau menyesuaikan dengan rencana operasional MRT pada Februari 2019, pembangunan harus dimulai dari Januari 2018," katanya, Jumat (6/10).

Dari pembahasan sebelumnya, pihak MRT mengaku tidak mempunyai pos anggaran dan Transjakarta hanya cukup untuk membangun halte di kolong jalan layang. Karena itu, kata Tuty, ada tiga opsi penganggaran yang potensial dipilih untuk membangunnya.

Pertama, penambahan penyertaan modal pemerintah (PMP) ke PT MRT, dan opsi kedua penambahan PMP ke PT Tranjakarta. Sedangkan opsi ketiga yakni menggunakan APBD yang dianggarkan oleh Dinas Bina Marga.

"Karena mau menyesuaikan tenggat pembagunan dimulai awal 2018, ketiga opsi tidak mungkin ditempuh. Akhirnya tadi disepakati opsi keempat kita akan gelar beauty contest mencari pihak swasta yang mau bekerja sama," tandasnya.