• PEMERINTAHAN
  • DKI dan Polda Sepakati Pembinaan Bagi Peminat Seleksi Kepolisian

DKI dan Polda Sepakati Pembinaan Bagi Peminat Seleksi Kepolisian

Pemprov dan Polda Sepakati Pembinaan Bagi Peminat Seleksi Kepolisian

Pemeritah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, menandatangani kesepakatan bersama soal penyelenggaraan pembinaan bagi siswa SMA sederajat yang berminat ikut seleksi menjadi anggota kepolisian.

"Walau begitu mereka tetap ikut tes "

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, bila ingin mendapatkan profesional yang tangguh harus melakukan pembinaan sejak dini. Sehingga, para peminat anggota kepolisian bisa dibina sejak SMA.

Secara teknis, sambung Djarot, nantinya pembinaan meliputi keterampilan kepolisian seperti baris-berbaris dan pengaturan lalu lintas. Secara mental juga mereka akan dibina kedisiplinan dan integritas polisi yang mengayomi serta melayani dengan hati.

"Walau begitu mereka tetap ikut tes seperti yang lain. Tapi kalau mereka lolos, kan mendapat kualitas lebih baik," kata Djarot, Rabu (13/9). 

Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigjen Polisi Suntana menjelaskan, setiap tahun kepolisian menerima sekitar 1.300 anggota baru terdiri dari Akademi Kepolisian, Bintara dan Tantama. Diakuinya, selama ini penerimaan belum maksimal menjangkau warga di Kepulauan Seribu.

"Kami mohon ini bisa didukung. Kalau kerja sama ini berjalan bagus, mungkin tidak hanya 1.000-an setiap tahun yang bisa diterima," tandasnya.